Berita Bitung

Maurits Mantiri Imbau Terapkan 3M, 4M dan Waspada Kebakaran di Musim Panas

Ir Maurits Mantiri MM Wakil Wali Kota Bitung, kembali mengingatkan kepada masyarakatnya, untuk tetap menerapkan Prokes covid 19, Kamis (25/2/2021).

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Christian Wayongkere
Maurits Mantiri MM Wakil wali kota Bitung didampingi para Gembala melakukan peletakan batu pertama GPDI Mahanaim, Kamis (25/2/2021) 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID  - Ir Maurits Mantiri MM Wakil Wali Kota Bitung, kembali mengingatkan kepada masyarakatnya, untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) covid 19, Kamis (25/2/2021).

Hal ini dia sampaikan saat memenuhi undangan peletakan batu pertama (GPDI) Mahanaim,

dan syukur hari ulang tahun (HUT) ke 50 Pdt Vantje Bee dalam keluarga Bee-Andries di Kelurahan Girian Indah Kecamatan Girian Kota Bitung, provinsi Sulut.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Sulut Capai 14.852, Banyak Pasien Alami Gangguan Kecemasan

Baca juga: Maurits Mantiri dan Hengky Honandar Minta Tribun Manado Lakukan Fungsi Kontrol

Baca juga: Sejarah Festival Cap Go Meh yang Digelar Sejak 2000 Tahun Lalu, Ternyata Berbeda Dengan Imlek

Kelurahan Girian Indah, satu di antara tiga kelurahan di Bitung bersama Kelurahan Girian Atas dan Manembo-Nembo Atas Kecamatan Matuari

yang sudah selesai menerapkan program pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

"Harus bijak dalam beracara karena bisa berpotensi mengumpulkan banyak orang, jangan anggap remeh dan anggap enteng dengan yang namanya protokol kesehatan (prokes)," kata Maurits.

Maurits Mantiri MM Wakil wali kota Bitung didampingi para Gembala melakukan peletakan batu pertama GPDI Mahanaim, Kamis (25/2/2021).
Maurits Mantiri MM Wakil wali kota Bitung didampingi para Gembala melakukan peletakan batu pertama GPDI Mahanaim, Kamis (25/2/2021). (Tribun manado / Christian Wayongkere)

Dengan dicabutnya PPKM itu, menghantarkan kota Bitung keluar dari zona merah Covid 19 menjadi zona orange.

Lanjutnya, pemberlakuan PPKM, oleh pihak pemerintah kelurahan, kepala lingkungan, ketua RT, unsur Babinsa,

Bhabinkamtibmas, sebagai bagian dari pemulihan ekonomi dan kesehatan berjalan seimbang.

Baca juga: Polisi Penembak Anggota TNI di Cengkareng Diancam 15 Tahun Penjara

Baca juga: Cerita Djoko Tjandra yang Pernah Diajak Bertemu Maruf Amin

Selama 14 hari pelaksanaan PPKM, mengurangi buat kegiatan atau orang berkumpul sehingga akan menyebabkan banyak orang, ini dilakukan agar tidak ada transmisi virus.

"Selain 3 M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Masyarkat harus tau dengan langkah 4M testing, tracking, treatmen dan tracing," tambahnya.

Selain itu, memasuki musim panas Maurits mengimbau kepada warga untuk mengetahui strategi penanganan, khususnya di daerah atau wilayah rawan kebakaran.

Baca juga: Presiden Jokowi Dilaporkan ke Bareskrim, Pelapor Pulang dengan Kecewa

Baca juga: Polisi Tolak Laporan soal Kerumunan Saat Kunjungan Jokowi di NTT

Saat ini mulai memasuki musim panas disertai angin kencang.

Rerumputan liar, kering kerap beterbangan terbang bisa memicu terjadi api bisa terbakar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved