Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Prabowo Subianto Punya Elektabilitas Tertinggi, Ungguli Ganjar dan Anies, Jubir: Tidak Besar Kepala

Fokus dari Ketua Umum Partai Gerindra itu adalah melaksanakan tanggung jawab yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Menhan.

Editor: Ventrico Nonutu
AP/Vincent Thian
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mendapatkan elektabilitas tertinggi calon presiden.

Elektabilitas tersebut berdasarkan hasil survei dari Lembaga Survei Indonesia (LSI).

Ketua Umum Partai Gerindra tersebut yaitu mencapai 22,5 persen, sehingga mengungguli elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan 10,6 persen, dan Anies Baswedan 10,2 persen.

Baca juga: Kinerja Prabowo dan Sandiaga Uno Semenjak Menjadi Menteri Jokowi Sangat Memuaskan Sesuai Survey

Baca juga: Gak Mau Gak Suka Gelay Kalimat Ucapan Nissa Sabyan yang Kini Viral, Apa Itu Gelay?

Dilansir TribunWow.com, hasil survei tersebut tidak membuat Prabowo lantas menjadi besar kepala.

Kepastian itu disampaikan oleh Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam, Selasa (23/2/2021).

Dahnil mengatakan bahwa Prabowo dalam menanggapi hasil-hasil survei sebagai sebatas tahu saja.


(Foto: Ganjar Pranowo)

Terlepas dari itu, Dahnil memastikan bahwa Prabowo sejauh ini belum memikirkan soal tujuan politiknya, meski secara survei terus unggul.

Karena menurutnya, fokus dari Ketua Umum Partai Gerindra itu adalah melaksanakan tanggung jawab yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Menhan.

Bahkan dikatakannya, karena ingin bekerja secara profesional, Prabowo dikatakan Dahnil tidak pernah berurusan langsung soal masalah politik dan memilih menyerahkan kepada Ketua Umum Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.

"Itulah kenapa Pak Prabowo menunjuk Ketua Umum Harian itu Pak Sufi Dasco agar kemudian kerja-kerja politik bisa didelegasikan kepada pengurus partai yang lain," ujar Dahnil.

"Sehingga Pak Prabowo tidak secara langsung terlibat dalam agenda-agenda politik, Beliau ingin fokus bekerja memastikan pertahanan Republik Indonesia semakin kuat," imbuhnya.

Maka dari itu, Dahnil menegaskan bahwa belum waktunya juga bagi Prabowo untuk memikirkan hasil-hasil survei tentang elektabilitas menuju Pilpres 2024.

"Jadi Pak Prabowo terus terang menanggapi hasil-hasil survei yang ada, baik itu memposisikan Pak Prabowo di atas atau di bawah sebagai bagian yang biasa saja, tidak pernah besar kepala," kata Dahnil.

"Dan Pak Prabowo memaknainya 'Ya sudah itu adalah persepsi publik yang kapanpun bisa berubah' dan tentu untuk tetap menjaga kinerja beliu, fokus beliau tetap pada kerja-kerja pertahanan," pungkasnya.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved