Breaking News:

Banjir Jakarta 2021

Fakta Relawan Banjir FPI yang Dibubarkan Polisi Saat Bantu Warga, Ditegur dan Diminta Copot Atribut

Fakta-fakta dan penjelasan polisi terkait pembubaran relawan FPI yang membantu mengevakuasi korban banjir Jakarta

Tribunnews
Permukiman warga RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar yang terdampak banjir Kali Sunter, Jumat (19/2/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Polresta Jakarta Timur membubarkan sejumlah relawan banjir yang mengenakan atribut FPI saat banjir Jakarta pada Sabtu (20/2/2021)

Dilansir dari Tribunnews.com para relawan tersebut, diketahui hendak mengevakuasi warga banjir di RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur.

Kapolsek Makasar Kompol Saiful Anwar menuturkan, relawan tersebut mengenakan beberapa atribut seperti kaos, perahu motor, dan pelampung.

Bahkan bendera FPI pun juga dipasang di perahu karet tersebut.

Saiful mengungkapkan, pemerintah telah melarang adanya kegiatan yang terkait Front Pembela Islam maupun organisasi baru mereka yang dinamai Fornt Persaudaraan Islam.

Sehingga pihaknya memanggil sejumlah relawan tersebut untuk menanggalkan atribut FPI yang mereka kenakan dan pakai untuk evakuasi warga banjir.

Saiful mengungkapkan, mereka diperbolehkan kembali mengevakuasi warga banjir dengan menanggalkan seluruh atribut FPI.

Saiful menyebut sekitar 10 relawan FPI tersebut setuju menanggalkan atributnya, tapi mereka memilih pergi dari permukiman warga RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu.

Saiful mengatakan saat kejadian tidak ada bantuan logistik yang dibawa 10 orang beratribut FPI tersebut.

Penjelasan Polisi 

Halaman
1234
Editor: Don Ray Papuling
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved