Terkini Nasionak
Pengungsi Korban Banjir Jakarta Positif Covid-19, Anies: Mereka Ditempatkan di Tenda Isolasi
Anies Baswedan mengatakan dari 44 lokasi pengungsian korban banjir yang ada di wilayah Jakarta sejak Sabtu (20/2/2021), sampai Minggu (21/2/2021) sore
Ketinggian air di wilayah ini mencapai 1,5 meter sampai 2 meter.
Anies didampingi petugas BPBD DKI dan pejabat Pemkot Jaksel.
Ia sempat melihat ketinggian air di Kali Krukut dari jembatan di Jalan Kemang Raya.
Anies kemudian sempat mendatangi salah satu cafe, dimana para karyawannya sedang bersih-bersih akibat banjir yang merendam.
Ia sempat berdialog dengan para karyawan salah satu cafe di Kemang.
"Air PAM nya mati Pak Anies, waktu banjir kemarin," kata salah seorang karyawan cafe.
Namun untungnya kata dia ada petugas Damkar dengan mobil pemadamnya yang diturunkan untuk menyemprot dan membersihkan lumpur yang memenuhi ruangan cafe.
"Jadi Air Pamnya masih mati ya. Nanti akan ditangani," kata Anies.
Usai melakukan kunjungan yang hanya sekitar 15 menit itu, kepada wartawan Anies mengatakan bahwa banjir di kawasan Kemang, akibat kiriman air dari Depok melalui Kali Krukut.
"Jalan yang terdampak karena meluapnya Kali Krukut, diantaranyq Kemang Raya, Jalan Tendean, di TB Simatupang dan Benhil, terjadi genangan," kata Anies.
Namun kata Anies, semua itu hanya terjadi satu hari.
"Alhamdulilah, atas izin Allah tempat yang kemarin tergenang di sini, sudah surut, kering dan seluruh jajaran bekerja untuk membersihkan. Atas izin Allah, satu hari kering karena sejak awal jajaran siaga," papar Anies.
Ia mengatakan aliran Kali Krukut yang sejak Sabtu malam mulai turun akhirnya membuat genangan dan banjir di Kemang mulai reda.
"Kami memastikan dan mengapresiasi teman-teman yang bertugas, saya ucapkan terimakasah. Juga apressiasi kepada warga, organisasi sosal dan kemanusaian yang ikut membantu warga Jakarta di masa sulit," katanya.
Menurut Anies ia menyaksikan sendiri ribuan warga yang datang ke kantong pengungsi memberikan bantuan mulai boks makanan dan lainnya.