Breaking News
Rabu, 29 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Miliarder

Sosok Tain, Warga Tuban yang Terima Rp 9,7 Miliar dari Pertamina Tapi Ogah Beli Mobil

Berita mengenai warga Tuban, Jawa Timur, yang tiba-tiba menjadi miliarder, ramai jadi pembicaraan warganet.

Editor: muhammad irham
int
Tain, sosok yang pertama memvideokan warga Tuban yang ramai-ramai membeli mobil mewah 

"Saya tidak beli mobil dulu, ya keluarga yang jual tanah sudah pada beli mobil," terang Tain.

Dia menambahkan, tak menyangka videonya bakal viral di media sosial dan menyita perhatian warganet.

Padahal cuma sekadar membagi sebagai bentuk kesenangan saja, karena warga ramai-ramai beli mobil.

Bahkan, ia juga mendapat kabar dari kerabatnya di Malaysia jika video belasan mobil miliarder baru itu sudah sampai di Negeri jiran.

"Gak ada niat viralin, hanya bagi video saja karena perasaan senang, sampai Malaysia juga viralnya, tidak menyangka," pungkas Tain.

Sementara itu, Kepala Desa Sumurgeneng, Gianto menyatakan, hingga kini sejak pencairan penjualan tanah warga untuk proyek kilang minyak Grass Root Refinery (GRR)

Pertamina-Rosneft asal Rusia, sudah ada 176 mobil baru yang dibeli.

Mobil yang dibeli warga itupun berbagai macam jenis, seperti kijang Innova, Honda HR-V, Fortuner, Pajero dan Honda Jazz.

"Sudah ada 176 mobil baru yang datang, itu tidak langsung bersamaan, yang datang bareng ya 17 mobil minggu kemarin," ujarnya.

Kades menambahkan, ada 840 KK warga di desanya, namun yang lahannya dibeli perusahaan pelat merah sekitar 225 KK.

Harga yang diterima warga untuk penjualan tanah per meter mulai dari Rp 600-800 ribu. Sehingga penjualan yang didapat warga rata-rata mencapai miliaran rupiah.

Untuk penjualan tanah paling sedikit Rp 36 juta, paling banyak warga sini Rp 26 miliar, sedangkan ada warga luar mendapat Rp 28 miliar.

"Kalau rata-rata Rp 8 miliar, satu rumah ada yang beli 2-3 mobil. Sisanya buat beli tanah lagi, tabungan, bangun rumah dan usaha," pungkas Gianto.

Ramai-ramai Mau Naik Haji

Sementara itu, Siti Nurul Hidayatin (32), salah satu warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban menyatakan, bahwa dirinya tak pernah menyangka tanahnya bakal dibeli dengan harga tinggi oleh Pertamina.

Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved