Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Miliarder

Sosok Tain, Warga Tuban yang Terima Rp 9,7 Miliar dari Pertamina Tapi Ogah Beli Mobil

Berita mengenai warga Tuban, Jawa Timur, yang tiba-tiba menjadi miliarder, ramai jadi pembicaraan warganet.

Editor: muhammad irham
int
Tain, sosok yang pertama memvideokan warga Tuban yang ramai-ramai membeli mobil mewah 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berita mengenai warga Tuban, Jawa Timur, yang tiba-tiba menjadi miliarder, ramai jadi pembicaraan warganet.

Setelah mendapatkan uang pembayaran pembebasan lahan, warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, ramai-ramai membeli barang-barang mewah seperti mobil, perhiasan, dan tanah.

Di antara ratusan warga desa yang tiba-tiba jadi miliarder tersebut, ada satu sosok yang tidak ikut-ikutan euforia membeli barang-barang mewah. Ia adalah Tain.

Tain diketahui mendapat uang ganti rugi dari Pertamina sebesar Rp 9,7 miliar, tapi dia tak mau beli mobil baru.

Sikap yang ditunjukkan pria 38 tahun ini berbeda dengan sejumlah warga lain di Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, yang ramai-ramai borong mobil baru di dealer.

Menariknya, Tain adalah orang yang pertama kali mengunggah video viral kedatangan mobil-mobil baru yang diborong para miliarder baru memasuki jalanan kampung di desanya.

Video tersebut diunggah pertama kali oleh akun Facebook "berkelana" pada Minggu (14/2/2021) sore.

Beberapa saat kemudian, video belasan mobil baru diangkut menggunakan truk towing tiba di Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban itu langsung viral di media sosial, dan akhirnya dikenal dengan video viral miliarder baru Tuban.

Selain itu, video juga dibagikan di grup Jaringan Informasi Orang Tuban (JITU) dan beberapa grup lain, serta grup WhatsApp.

Sosok pengunggah video itupun terungkap.

Pengunggah video kampung miliarder Tuban adalah Tain (38) warga Dusun Pomahan, Desa Sumurgeneng.

Pria satu anak itu ternyata juga miliarder, seperti warga lainnya di desa tersebut yang menjual tanahnya untuk proyek kilang minyak grass root refinery (GRR), patungan antara Pertamina-Rosneft perusahaan asal Rusia.

"Saya dapat Rp 9,7 miliar, hasil jual tanah juga ke Pertamina," kata Tain tanpa menyebut luasan lahan yang dijual, Kamis (18/2/2021).

Meski mendapatkan miliaran rupiah, namun ia memilih tak membeli mobil sebagaimana warga lainnya.

Ia lebih memilih untuk membeli tanah di tempat lain dan menabungkan uangnya, meski beberapa keluarganya yang juga miliarder membeli mobil.

Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved