Pariyem Kelaparan, Makan Sisa Makanan di Tong Sampah, Gaji Rp 300 Ribu per Bulan dan Disiksa Majikan
Kasus Pariyem terungkap setelah warga memergokinya makan sisa makanan di tong sampah dekat Pizza Hut
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus asisten rumah tangga (ART) yang melaporkan majikannya karena kekerasan dan gaji 300 ribu per bulan terus bergulir.
Pariyem viral karena makan makanan sisa di tong sampah dekat Pizza Hut.
Kini, majikan Pariyem pun angkat bicara dan membantah tudingan tersebut.
Ia mengaku, gaji 300 ribu per bulan merupakan permintaan dari Pariyem sendiri saat awal bekerja dengannya empat tahun lalu.
Seorang asisten rumah tangga, Pariyem, melaporkan majikannya ke Polres Probolinggo Kota atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga.
Selain itu, Pariyem mengaku telah delapan tahun bekerja dengan majikannya.
Pariyem baru tahu digaji sebesar Rp 300.000 per bulan setelah bertahun-tahun bekerja dengan majikannya itu.
Ilustrasi Penganiayaan (Kompas.com/ERICSSEN)
Tetapi, majikan Pariyem, U membantah pernyataan tersebut. Pariyem, kata dia, baru bekerja selama empat tahun di rumahnya, bukan delapan tahun.
Menurut U, Pariyem bekerja sejak 2017. Saat itu, ia dikenalkan oleh suami Pariyem.
Setelah merasa cocok, dirinya mempekerjakan Pariyem sebagai asisten rumah tangga.
"Kalau memang enggak kerasan, empat tahun ikut saya, kok baru sekarang melakukan seperti itu?" kata U saat dihubungi Kompas.com, Rabu (17/2/2021).
U juga menjawab tudingan tentang gaji yang diberikan kepada Pariyem. Menurutnya, jumlah gaji yang diberikan itu sesuai kesepakatan bersama sebelum bekerja.
Saat awal bekerja, Pariyem tak mematok jumlah gaji yang diberikan atas pekerjaannya.
Pariyem hanya ingin anaknya sekolah. U dan istrinya pun menyekolahkan anak Pariyem.