Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kapolsek Astana Anyar

Kompol Yuni, Kapolsek yang Diciduk karena Narkoba Ternyata Diam-diam Dilapor Warga, Positif Narkoba

Penggerebekkan Kapolsek Astana Anyar, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi bersama 11 anggota polis di hotel ternyata diaduhkan masyarakat.

Editor: Frandi Piring
Tribun Jabar/Istimewa
Kapolsek Astana Anyar Kota Bandung Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi terjerat kasus narkoba ternyata dilapor masyarakat ke Polisi. 

Tapi, ada satu kasus yang ditangani oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar yang satu kasus awalnya, itu memang ada barang buktinya."

"Tapi yang di polsek itu tidak ada dan kebetulan ada beberapa orang yang positif setelah dicek urinenya, ini yang akan didalami," ucap Erdi.

Erdi menyampaikan amanat Kapolda Jabar Irjen Achmad Dofiri soal ketegasan pimpinan jika ada anggotanya yang melakukan pelanggaran hingga tindak pidana.

"Pimpinan berkomitmen, siapapun yang melanggar terutama masalah narkoba akan ditindak dengan tegas dan sangat keras," ucap Erdi.

Dalam penangkapan itu, selain Kapolsek, ada satu perwira di Polsek yang turut diamankan.

"Mereka yang terlibat ancaman sanksinya penurunan pangkat hingga bisa dipecat," ucapnya.

Ia memastikan pelayanan publik di Polsek Astana Anyar seperti pembuatan SKCK masih berjalan.

"Masih berjalan karena roda organisasi harus terus berjalan, sistem sudah berjalan walaupun ada yang tidak hadir, sakit dan sebagainya, nah pelayanan tetap berjalan kan ada wakil dan personel lainnya," ujar Erdi.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kapolsek Astana Anyar Diduga Kesandung Narkoba, Ketua Komisi III : "Harus Dipecat dan Dipidana" , https://www.tribunnews.com/nasional/2021/02/18/kapolsek-astana-anyar-diduga-kesandung-narkoba-ketua-komisi-iii-harus-dipecat-dan-dipidana?page=all.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved