Breaking News:

Berita Minut

Buron Empat Tahun, Polisi Akhiri Pelarian Indra Tersangka Kasus Pembunuhan di Tambang Tatelu

 Pelarian IS alias Indra (30) warga Tompaso Baru tersangka kasus pembunuhan di lokasi tambang  Desa Tatelu berakhir.

tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere
Is tersangka kasus pembunuhan di tambang Tatelu ditangkap Timsus Maleo Polda Sulut bersama Timsus Waruga Polres Minut, di Biga, Kotamobagu, Sabtu (13/2/2021). 

AIRMADIDI, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pelarian IS alias Indra (30) warga Tompaso Baru tersangka kasus pembunuhan di lokasi tambang 

Desa Tatelu Kecamatan Dimembe Kabupaten Minahasa Utara berakhir.

Timsus Maleo Polda Sulut bersama Timsus Waruga Polres Minut yang berhasil menangkapya, 

di Desa Biga Kecamatan Kotamobagu Utara Kota Kotamobagu, Sabtu (13/2/2021) sekitar pukul 22.00 Wita.

Kasus pembunuhan tersebut terjadi pada hari Rabu, 5 Juli 2017 sekitar pukul 24.00 wita. 

Korbannya lelaki bernama Masri Pasambuna.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Jules Abraham Abast  mengatakan,

pria yang menjadi buronan Polisi dalam kasus ini adalah IS alias Indra (30) warga Tompaso Baru.

barang bukti badik yang digunakan tersangka Is melakukan pembunuhan terhadap korban Masri Pasambuna. Barang bukti diamankan petugas
barang bukti badik yang digunakan tersangka Is melakukan pembunuhan terhadap korban Masri Pasambuna. Barang bukti diamankan petugas (istimewa/Dokumentasi Humas Polda Sulut)

Berhasil diamankan tim gabungan, yang dipimpin Kapolsek Dimembe Iptu Fadhly,

di Desa Biga Kecamatan Kotamobagu Utara Kota Kotamobagu, Sabtu (13/2/2021) sekitar pukul 22.00 Wita.

Saat akan ditangkap, tersangka malah melakukan perlawanan, dengan cara menyerang anggota menggunakan senjata tajam jenis badik.

Tim kemudian melakukan tembakan peringatan ke atas, tetapi pelaku masih

terus melakukan penyerangan sehingga petugas langsung mengambil tindakan tegas dan terukur.

“Tersangka dan barang bukti senjata tajam jenis badik telah diamankan dan dibawa ke Polres Minahasa Utara untuk kepentingan

penyidikan lebih lanjut,” terang Kombes Pol Jules Abraham Abast kepada wartawan, Minggu (14/2) malam.

Penangkapan terhadap tersangka berkat laporan dari masyarakat yang memberikan informasi keberadaan tersangka terhadap Polisi.

“Terima kasih atas kerja samanya,” singkatnya.

Ia menjelaskan sedikit kronologis kejadian, saat itu tersangka lelaki IS bersama

rekannya berinsial CS mencari rekan korban di lokasi tambang,

namun hanya bertemu dengan korban, lelaki bernama Masri Pasambuna.

Saat itu juga terjadi cekcok dan tersangka langsung menikam korban dengan

senjata tajam jenis  pisau dan mengenai di bagian dada dan punggung belakang korban.

Usai melakukan aksinya, tersangka langsung melarikan diri meninggalkan lokasi tambang.(crz)

Baca juga: Sosok Felicia Tissue, Calon Menantu ke Tiga Presiden Jokowi, Kecilnya Mirip Sedah Mirah

Baca juga: Masih Ingat Kiki Fatmala? Dulu Artis Terkenal, Sekarang Hanya Urus Rumah

Baca juga: Sosok Ayah Raffi Ahmad, Ternyata Orang Penting, Rekan Kerja Bambang Trihatmodjo

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Alpen Martinus
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved