Sarundajang Meninggal
Presiden Filipina Rodrigo Roa Duterte Mengaku Sarundajang Merupakan Mentornya, Ikut Konvensi Capres
Dr Drs Sinyo Hari Sarundajang yang hingga meninggalnya di usia 76 tahun jasanya masih dipakai negara yakni, Duta Besar dan Berkuasa Penuh Filipina
Penulis: Aswin_Lumintang | Editor: Aswin_Lumintang
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Dr Drs Sinyo Hari Sarundajang yang hingga meninggalnya di usia 76 tahun jasanya masih dipakai negara yakni, Duta Besar dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Filipina bersama Kepulauan Marshall dan Palau.
Figur yang akrab disapa SHS ini dikenal merupakan birokrat politisi yang benar-benar lahir, besar dan berkarier dari Sulawesi Utara kemudian me-nasional.
Jabatan tertingginya sebagai birokrat yakni sebagai Irjen Departemen Dalam Negeri (Depdagri). Kemudian pernah menjabat Gubernur Maluku dan Maluku Utara.

Sedangkan sebagai politisi Sarundajang 10 tahun menjabat sebagai Gubernur Sulut.
Satu di antara teman baik Dr Drs SH Sarundajang adalah Presiden Filipina, Rodrigo Roa Duterte. Konon kabarnya SHS dipercayakan Presiden Joko Widodo menjadi duta besar Filipina, karena akrabnya hubungan antara SHS dan Duterte.
Sarundajang dan Duterte sudah berteman sejak era tahun 1980-an. Saat itu Rodrigo Roa Duterte menjabat Wali Kota Davao dan SH Sarundajang merupakan Wali Kota Administratif Bitung.
Keduanya merancang Bitung dan Davao sebagai sister city. SHS yang lama menjabat Wali Kota Administratif Bitung, kemudian menjadi Wali Kota Madya Bitung menjadikan Duterte dan Sarundajang, dua sahabat akrab.
Terakhir pada tahun 2014, SH Sarundajang yang menjabat Gubernur Sulut bersama delegasi besar mengunjungi Davao dan dijamu Rodrigo Roa Duterte yang saat itu masih menjabat Wali Kota Davao dan sedang bersiap mencalonkan diri menjadi Presiden Filipina.
Saat itu dalam sambutannya Duterte mengatakan, Dr SH Sarundajang merupakan mentor politik dan pemerintahan yang diseganinya. " Sarundajang itu mentor saya, " ujarnya dalam diskusi yang penuh dengan canda.
Rodrigo mengatakan, dia telah menjabat Wali Kota sejak 20 tahun lalu, kemudian turun menjadi Wakil Wali Kota dan dipercayakan lagi menjadi Wali Kota. Dia pun memuji karier politik SHS yang awalnya Wali Kota Bitung dan kini menjadi Gubernur Sulut. " Saya salut dengan Pak Sarundajang, " ujarnya di Hotel Gran Menseng, Davao, saat itu.
Baca juga: VIRAL, Pria Tak Mau Bayar COD Kepada Kurir Padahal Barang Sudah Dibuka, Ini Pengakuannya
Baca juga: Karir Mentereng SH Sarundajang di Politik, Masuk Bursa Capres, Kalah di Pemilihan Ketua Demokrat
Sulut Berduka
Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kini dirundung duka. Pasalnya Bumi Nyiur Melambai, kehilangan salah satu tokoh yang sangat berpengaruh dalam perkembangan Sulut, yakni Sinyo Harry Sarundajang atau kerap disapa SHS
Diketahui SHS juga menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Filipina merangkap Kepulauan Marshall dan Palau.
Ia juga merupakan mantan Gubernur Sulawesi Utara ke-12 yang menjabat selama dua periode sejak 2005 hingga 2015.

Selain cakap dalam dunia birokrasi dan politik, SHS juga dikenal sebagai tokoh Sulut yang sangat berprestasi.