Breaking News:

Pengadilan Militer

Tak Masuk Kerja 33 Hari, Serda RS Masuk Tahap Penuntutan di Pengadilan Militer Manado

Pengadilan Militer III-17 Manado, pada Selasa, tanggal 9 Februari 2021, telah menyidangkan 4 (empat) perkara, salah satunya adalah perkara desersi

Istimewa
Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Pengadilan Militer III-17 Manado. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADOPengadilan Militer III-17 Manado, pada Selasa, tanggal 9 Februari 2021, telah menyidangkan 4 (empat) perkara, salah satunya adalah perkara desersi yang diduga dilakukan oleh Terdakwa atas nama Serda RS.

Dalam dakwaan yang dibacakan oleh Oditur Militer disebutkan bahwa Terdakwa pada tanggal 19 Agustus tahun 2020 sampai dengan tanggal 20 September tahun 2020 di Jl. Teling Atas Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara telah melakukan tindak pidana Militer yang karena salahnya atau dengan sengaja melakukan ketidakhadiran tanpa ijin dalam waktu damai lebih lama dari tiga puluh hari” (desersi).

Ilustrasi
Ilustrasi (Shutterstock)

Mayor Chk Subiyatno SH MH selaku Juru Bicara Pengadilan Militer III-17 Manado menjelaskan bahwa agenda sidang perkara desersi yang diduga dilakukan Serda RS telah menyelesaikan tahapan pemeriksaan Saksi, Terdakwa dan barang bukti dan sidang akan dilanjutka, Selasa, 16 Februari 2021 dengan agenda pembacaan tuntutan Oditur Militer.

Saat pemeriksaan perkara ini Oditur Militer menghadirkan 3 orang saksi, yaitu Letda Czi S, Serka S dan Serda G T dan semua Saksi yang dihadirkan menjelaskan secara jelas tentang perbuatan yang telah dilakukan Terdakwa. Saat persidangan terdakwa telah mengakui semua perbuatannya yang telah meninggalkan dinas selama 33 hari dan menyatakan sangat menyesali perbuatannya dan memohon maaf serta meminta ampunan kepada Pengadilan.

KPK Dalami Dokumen Kasus Dugaan Suap Bansos, Komisaris PT RPI Pilih Bungkam

Bayi 6 Minggu Tewas saat Pembaptisan di Rumania, Kepalanya 3 Kali Dibenamkan dalam Air

Alasan terdakwa meninggalkan dinas tanpa ijin dikarenakan ada permasalah keluarga. Terdakwa sendiri selama 18 (delapan belas) tahun mengabdi di lingkungan Militer, baru pertama kali ini Terdakwa melakukan tindak pidana.

Pelaksanaan persidangan ini tetap mematuhi Standar Protocol Covid-19 dengan mewajibkan semua Penggunjung sidang termasuk Hakim, Oditur Militer, Penasihat hukum, Terdakwa maupun saksi menggunakan masker, mengecek suhu badan dan menjaga jarak.

Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved