Berita Bolsel
Cegah Penularan Covid-19, Hajatan dan Pesta di Tomini Wajib Gunakan Nasi Kotak
Camat Tomini Abidin Patilima mengatakan bahwa Pemerintah Kecamatan Tomini bakal menerapkan aturan baru untuk mencegah penularan Covid-19.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
Bolaang Uki, tribunmanado.co.id -- Pemerintah Kecamatan Tomini bakal menerapkan aturan baru untuk mencegah penularan Covid-19.
Aturan tersebut, dikatakan oleh Camat Tomini Abidin Patilima ketika ditemui Tribun Manado, Kamis (11/2/2021) di Desa Tabilaa.
Menurut Abidin dalam waktu dekat ini, pihaknya akan menerapkan aturan pada saat hajatan dan pesta yang akan dilakukan masyarakat.
"Jadi pada saat hajatan dan pesta, masyarakat harus menyediakan makanan kotak, dan prasmanan dihilangkan," ujarnya.
Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi dari musim hajatan jelang Idul Fitri di tahun 2021.
"Ini juga mencegah terjadinya kerumunan saat dihajatan," ucapnya.
Ia menambahkan jika ada penyelenggara hajatan dan pesta yang tak mematuhi aturan, maka tak akan diberikan izin.
"Jadi kalau tak mau patuh, maka tak akan keluar izin dari pemerintah desa dan kecamatan," ungkapnya.
Ia menambahkan jika kebijakan ini akan diberlakukan bagi semua hajatan yang ada di masyarakat Bolsel.
"Semua hajatan tanpa terkecuali," aku dia.
Abidin berharap kebijakan ini bisa diterima oleh semua masyarakat yang ada di Kecamatan Tomini.
"Karena saat ini semua elemen sedang berjuang untuk melawan Covid-19. Jadi masyarakat Tomini juga harus paham dengan situasinya," tegasnya.
Pasien Sembuh
Satuan gugus tugas ( Satgas) percepatan penanganan Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), mengumumkan pertambahan kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 34 kasus.
“Hari ini Sulut ketambahan 34 kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga total secara akumulatif positif Covid-19 di Sulut mencapai 14.122 orang,” ungkap juru bicara satgas Covid-19 Sulut, Steaven Dandel.
Sedangkan, untuk jumlah kesembuhan kasus Covid-19 di Sulut hari ini bertambah 104 orang.
“Sedangkan untuk total secara akumulatif kasus sembuh berjumlah 10.574 orang di Sulut," ungkap Steaven Dandel melalui rilis tertulis.
Sementara itu, dari 104 pasien Covid 19 yang dinyatakan sembuh.
4 pasien berasal dari Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).
Hal ini juga dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolsel, dr. Sadly Mokodongan.
Menurutnya empat pasien sembuh tersebut sudah mulai kembali beraktivitas seperti biasa.
"Mereka sekarang sudah mulai masuk kantor lagi," kata Sadly melalui WA, Kamis (11/2/2021).
43 Nakes
Sebanyak 43 Tenaga Kesehatan (Nakes) di Puskesmas Pinolosian menerima vaksin Covid-19.
Hal tersebut dibeberkan oleh Kepala Puskesmas Pinolosian I Wayan Sugiri, ketika dihubungi Tribun Manado, Rabu (10/2/2021).
Menurutnya, jika pasca semua tenaga kesehatan menerima vaksin tak ada yang mengalami gejala.
"Iya, semuanya dalam keadaan sehat," aku dia.
Dirinya menambahkan jika pihaknya menargetkan semua Nakes akan mengikuti vaksinasi tersebut.
"Kecuali yang sudah pernah positif, itu tak akan ikut vaksin," ucapnya.
Ia pun membeberkan jika semua nakes yang ikut vaksin, hanya mengalami peningkatan nafsu makan.
"Kami pastikan jika tak ada yang bergejala pasca vaksin. Tapi kebanyakan nafsu makannya yang meningkat," aku dia.
Ia pun mengajak semua masyarakat di Pinolosian untuk bisa ambil bagian dalam proses vaksinasi.
"Jangan percaya berita hoax, vaksin aman dan cara terbaik melawan Virus Corona," tegasnya.
32 Nakes
Pemerintah Kabupaten Bolsel terus melakukan proses Vaksinasi bagi tenaga kesehatan (Nakes).
Hingga hari ini sebanyak 32 tenaga kesehatan di Puskesmas Duminanga, Kecamatan Helumo, Kabupaten Bolsel, sudah menerima vaksin Covid-19.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Puskesmas Duminanga Sri Wahyuni Kadullah, kepada awak media ketika ditemui, Rabu (10/2/2021) di Kantor Camat Helumo.
"Hingga hari ini sudah ada 32 orang yang divaksin," ujarnya.
Ia menambahkan jika masih ada beberapa nakes yang belum menerima Vaksin.
Namun dalam waktu dekat ini pihaknya akan segera melakukan vaksinasi lanjutan.
"Kalau di Puskesmas Duminanga kurang lebih ada 4 orang nakes yang tak bisa divaksin, karena sudah sembuh dari Covid-19," ucapnya.
Sri juga mengajak semua masyarakat untuk ikut dalam vaksinasi.
Hal ini sangat penting dalam melawan pandemi Covid-19.
"Ayo sukseskan program vaksinasi. Kita lawan Corona dengan ikut divaksin," tandasnya.
Zona Kuning
Kabar baik datang bagi masyarakat Kabupaten Bolsel.
Jika sebelumnya, status zona Covid-19 di Bolsel berwarna Oranye.
Maka kali ini, Kabupaten Bolsel dinyatakan turun menjadi zona kuning.
Hal ini dikatakan oleh Bupati Bolsel, Haji Iskandar Kamaru ketika ditemui awak media, Rabu (10/2/2021) di Kecamatan Helumo.
Menurut Kamaru jika Pemkab Bolsel sudah menerima informasi terkait zona ini dari Satgas Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara.
"Informasinya sudah kami dapat, dan Alhamdulillah Bolsel sekarang sudah jadi zona kuning," aku dia.
Ia menambahkan, banyaknya pasien yang sembuh menjadi alasan Bolsel turun kembali ke zona Kuning.
"Kita akan berupaya terus-menerus agar semua yang positif di Bolsel akan sembuh," tegasnya.
2 Pasien Positif
Satuan gugus tugas (Satgas) percepatan penanganan Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut)
Mengumumkan pertambahan kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 86 kasus.
Hari ini Sulut ketambahan 86 kasus terkonfirmasi positif Covid 19.
"Sehingga total secara akumulatif positif Covid-19 di Sulut mencapai 14.088 orang,” ungkap juru bicara satgas Covid-19 Sulut, Steven Dandel melalui rilis tertulis.
Dari 86 kasus terkonformasi Positif Covid di Sulut hari ini.
Dua kasus positif tercatat berasal dari Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).
Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinkes Bolsel dr. Sadly Mokodongan.
Menurutnya dua kasus baru tersebut sudah sementara dilakukan tracking.
"Iya, sekarang sudah dilakukan tracking kontak erat," aku dia melalui saluran telepon.
Dengan bertambahnya dua pasien terbaru, maka Bolsel mengoleksi 6 kasus aktif.
"Sekarang sudah ada 6 pasien yang aktif," tegasnya. (Nie)
• CURAHAN Hati Ibunda Angel Sepang: Tuhan yang Atur, Tetangga Semua Memberikan Dukungan
• Ancaman China di Laut China Selatan, Ini yang Dilakukan Filipina dan AS, Bagaimana dengan Indonesia?
• Terompet Sangkakala Tertua di Dunia Berusia 17.000 Tahun Kembali Ditiup, Suaranya Bikin Merinding