Berita Bolsel
Puluhan Koperasi di Bolsel Terancam Ditutup
Berdasarkan Data Disperindagkop, jumlah koperasi yang terdaftar sampai saat ini sebanyak 97 koperasi, tetapi hanya sekira 16 yang masih aktif.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLAANG UKI -- Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) mulai melakukan penertiban koperasi.
Pasalnya, dari sekian koperasi yang ada, hanya sebagian kecil yang masih aktif.
Berdasarkan Data Disperindagkop, jumlah koperasi yang terdaftar sampai saat ini sebanyak 97 koperasi, tetapi hanya sekira 16 yang masih aktif.
Sementara sisanya sudah vakum.
Kendati begitu, selaku instansi teknis, Disperindagkop tidak serta merta mengambil langkah sepihak.
Puluhan koperasi masih diberi kesempatan untuk melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) pada tahun ini.
Jika tidak, tahun depan langsung dibubarkan.
Yang diakui sampai sekarang sebayak 97 koperasi.
Tapi yang masih aktif hanya sekira 16 koperasi.
"Sisanya vakum,” kata Kepala Bidang Koperasi dan UMKM, Disperindagkop dan UMKM Bolsel, Delfian Thanta, ketika ditemui Tribun Manado, Rabu (10/2/2021) di kantornya.
Selain 16 koperasi yang masih aktif, ini tahun terakhir untuk koperasi lainnya yang dinilai vakum selama ini.
"Jika nantinya tetap tidak melaksanakan RAT, tahun depan dibubarkan,” tegas Delfian.
Kepala Disperindagkop dan UMKM Bolsel, Alsyafri Kadullah turut membenarkan.
Dengan tegas ia meminta seluruh Koperasi yang ada di Kabupataen Bolsel segera melaksanakan RAT.
Imbauan ini disampaikan sebelum diturunkan surat secara resmi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ketua-pemuda-muhammadiyah-kabupaten-bolsel-delfian-thanta-44452.jpg)