Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air

Fakta Baru Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Jatuh 4 Menit Setelah Lepas Landas

Beberapa fakta baru terungkap dalam laporan awal investigasi kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 pada Rabu (10/2/2021) sore.

Editor: Erlina Langi
ANTARA FOTO
Penyebab kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182. Tuas Autothrottle pengatur tenaga mesin rusak. Ada dua kerusakan pesawat Srwijaya Air SJ 182 sebelum terbang. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Beberapa fakta baru terungkap dalam laporan awal investigasi kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 pada Rabu (10/2/2021) sore.

Dimana dalam kronologi yang disampaikan Kepala Sub Komite Penerbangan KNKT, Kapten Nur Cahyo Utomo pesawat Sriwijaya Air SJ 182 diperkirakan jatuh setelah 4 menit lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.

Pesawat Sriwijaya SJ 182 rute Jakarta-Pontianak diperkirakan jatuh di perairan antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu pada Sabtu (9/1/2021) sekitar pukul 14.40 WIB.

Mengindari cuaca buruk

Setelah tinggal landas, pesawat SJ-182 mengikuti jalur keberangkatan yang sudah ditentukan sebelumnya, yakni jalur dengan kode ABASA 2D.

"Data FDR merekam sistem autopilot aktif (engage) di ketinggian 1.980 kaki," ungkap Nur Cahyo dikutip dari Kompas TV.

Kemudian pada saat melewati ketinggian 8.150 kaki, tuas pengatur tenaga mesin (throttle) sebelah kiri bergerak mundur (tenaga berkurang) sedangkan yang kanan tetap.

"Pukul 14.38.51 WIB, karena kondisi cuaca, pilot meminta kepada pengatur lalu lintas udara (ATC) untuk berbelok ke arah 075 derajat dan diizinkan," ungkapnya.

Adapun Air Traffic Controller (ATC) memperkirakan perubahan arah tersebut akan membuat SJ-182 berpapasan dengan pesawat lain yang berangkat dari Landas Pacu 25L bertujuan sama.

"Oleh karenanya ATC meminta pilot untuk berhenti naik di ketinggian 11.000 kaki," lanjutnya.

Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 sempat bermasalah pada bagian Autothrottle beberapa hari sebelum hari keberangkatan.

Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 sempat bermasalah pada bagian Autothrottle beberapa hari sebelum hari keberangkatan.

Seperti Ini Laporan Awal Investigasi Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182, CVR Pesawat Belum Ditemukan

kisah Pria Asal Jambi yang Nekat Berangkat ke Turki Dengan Uang Rp 200 Ribu Demi Lamar Sang Pacar

Lalu, pada pukul 14.39.47 WIB, ketika melewati 10.600 kaki dengan arah pesawat berada di 046 derajat, pesawat mulai berbelok ke kiri.

"Tuas pengatur tenaga mesin sebelah kiri kembali bergerak mundur sedangkan yang kanan masih tetap," ungkapnya.

ATC lalu memberi instruksi untuk naik ke ketinggian 13.000 kaki dan dijawab oleh pilot pukul 14.39.59 WIB.

"Ini adalah komunikasi terakhir dari SJ-182," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved