Kamis, 28 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Heboh

PBB Khawatir Kudeta di Myanmar Perburuk Keadaan 600 Ribu Rohingya, Gelar Pertemuan Mendadak

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Khawatir Kudeta di Myanmar Perburuk Keadaan 600 Ribu Rohingya.

Tayang:
Editor: Alexander Pattyranie
STR/AFP
Suasana saat tentara berjaga di jalan yang diblokade menuju parlemen Myanmar di Naypyidaw, Senin 1 Februari 2021, setelah militer menahan pemimpin de facto negara itu Aung San Suu Kyi dan presiden negara itu dalam sebuah kudeta. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, NAYPYIDAW - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Khawatir Kudeta di Myanmar Perburuk Keadaan

600 Ribu Rohingya.

Akibatnya, pihak PBB pun berencana Gelar Pertemuan Mendadak.

BERITA TERPOPULER :

 Pendeta Jacob Nahuway Meninggal Dunia, Sosok yang Beritakan Injil Tanpa Ragu-ragu

 SINOPSIS Ikatan Cinta Hari Ini Selasa 2 Februari 2021, Andin Cabut Gugatan Cerai, Elsa Bagaimana?

 Pantas Tak Mau Berhenti jadi Anggota DPRD Sulut, Ternyata Segini Gaji James Kojongian

TONTON JUGA :

Dewan Keamanan (DK) PBB ingin membahas mengenai perkembangan terakhir di Myanmar,

pada hari Selasa (2/1/2021) waktu setempat.

Militer Myanmar telah merebut kekuasaan pada Senin (1/2/2021) dalam kudeta melawan

pemerintah Aung San Suu Kyi dan Presiden Win Myint serta para tokoh politik lainnya.

Tindakan genosida militer tahun 2017 di negara bagian Rakhine, Myanmar telah membuat

lebih dari 700.000 Muslim Rohingya melarikan diri ke Bangladesh.

"Ada sekitar 600.000 orang Rohingya yang tetap berada di Negara Bagian Rakhine, termasuk 120.000

Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved