Sabtu, 16 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Virus Corona

Ini Tiga Negara Dengan Kasus Covid-19 Teringgi di Asia, Indonesia Termasuk

Penambahan kasus yang terjadi secara masif setiap hari tersebut membuat Indonesia menembus angka 1 juta kasus positif Covid-19 pada 26 Januari 2021

Tayang:
Editor: Erlina Langi
TRIBUNJATENG/Permata Putra Sejati
Suasana simulasi penanganan virus Corona di RS Margono Soekarjo, Purwokerto. 

Namun, perlahan kurvanya mulai menunjukkan penurunan dan terus menurun hingga akhir Januari.

Bahkan, India kini mencatatkan kasus aktif terendah sejak Juni 2020.

Berbanding terbalik dengan Indonesia, yang menunjukkan tren terus meningkat sejak November 2020 hingga Januari 2021.

Penambahan kasus harian Covid-19 Indonesia pada Minggu kemarin juga lebih tinggi dari India.

Di saat Indonesia menambah 12.001 kasus positif dalam sehari, kasus di India bertambah 11.528 orang.

Di bawah Indonesia dan India, dua negara Asia lain yang mencatatkan kasus aktif COVID-19 terbanyak adalah Iran (149.989 kasus) dan Lebanon (117.093 kasus).

Kasus aktif Covid-19 ini terjadi seiring dengan banyaknya jumlah testing yang dilakukan.

India dengan populasi 1,3 miliar penduduk sudah mampu melakukan testing terhadap 196,5 juta penduduk.

Sedangkan Indonesia, dengan populasi 275 juta penduduk atau dengan penduduk sekitar seperlima lebih sedikit dari India, baru mampu melakukan total 9,2 juta testing.

Kemudian sama seperti Indonesia, India telah memulai program vaksinasi pada 16 Januari 2021, yang menyasar kelompok prioritas tenaga kesehatan.

Menurut Kepala Lembaga Biologi Molekular Eijkman, Amin Soebandrio peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia mulai Januari 2021 bukan disebabkan masuknya varian baru virus corona, tapi lebih disebabkan karena perilaku manusia.

"Sama waktu (muncul varian) D641G itu, sempat ada kenaikan kasus lalu disimpulkan bukan itu penyebabnya, melainkan karena adanya pergerakan manusia," tutur Amin.

Pada masa liburan akhir tahun 2020, pergerakan manusia meningkat. Banyak warga yang menghabiskan waktu dengan berlibur ke luar daerah.

KPK Hadirkan Tiga Tersangka Dalam Rekonstruksi Kasus Suap Bansos Covid-19

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga mengakui itu dan menyebut kebijakan untuk membatasi pergerakan manusia seharusnya sudah diambil sebelum warga menghabiskan liburan Natal dan Tahun Baru 2021.

Berdasarkan data yang ia miliki usai libur panjang, biasanya diikuti lonjakan kasus baru berkisar 30-40 persen.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved