Breaking News:

Berita Bitung

Bae Cukai Bitung Sita Puluhan Botol Miras dari Beer House

Penyitaan dari sebuah beer house live music yang terletak di jalan AA Maramis tepatnya di dekat persimpangan Nafiri Bitung.

Istimewa
Ilustrasi - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) C Bitung menyita sejumlah miras. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG – Diduga tak menggantongi nomor pokok pengusaha barang kena cukai (NPPBKC), Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) C Bitung melakukan penyitaan terhadap minuman keras (miras).

Menurut Agung Riandar Kurnianto Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) C Bitung, penyitaan dari sebuah beer house live music yang terletak di jalan AA Maramis tepatnya di dekat persimpangan Nafiri Bitung ini berlangsung pada pekan lalu, di mana dirinya sudah menerima informasi dan laporan dari bidang barang bukti.

“Total ada 31 botol berbagai merek yang kami sita, semuanya di atas 5 persen,” tegas Agung Jumat (29/1/2021) malam.

Dia jelaskan NPPBKC wajib dimiliki oleh setiap pelaku usaha, karena berfungsi sebagai buku laporan yang menerangkan seluk beluk dari miras tersebut.

"Mulai dari dapat dari mana, berapa banyak hingga penjuakannya kepada siapa," terang dia.

Kata dia, keberadaan NPPBKC untuk mengontrol keberadaan miras tersebut dari hulu hingga ke hilir.

"Bahkan saat ini di kota besar seperti Jakarta, toko bebas bea yang menjual miras dilengkapi dengan kartu kendali. Agar bisa memastikan para pembeli miras tersebut, sudab dewasa," terang dia.

Dari informasi yang dilansir bagian humas KPPBC Tipe  Madya Pabean C Bitung, penyitaan yang dilakukan berupa minuman mengandung etil alkohol (MMEA) dengan kadar di atas 5 % sebanyak 31 botol.

Lokasi penyitaan atau Beer House Live Musik telah menyediakan MMEA untuk diperjual belikan. Namun belum memiliki Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC). 

Selanjutnya barang yang disita telah ditetapkan menjadi Barang Milik Negara (BMN).

“Nantinya akan dimusnahkan,” ujar sumber dari bagian humas kepada wartawan di WAG.

Terhadap tempat usaha itu, pihaknya anjurkan untuk sesegara mungkin mengurus ijin NPPBKC apabila akan kembali menyediakan MMEA  dengan kadar diatas 5% untuk diperjualbelikan.

Kegiatan penindakan pada hari  Jumat (22/1), dengan jenis minuman yang disita Darbak Soju, Iceland Vodka, Vibe Tequila, Vibe Dry Gin, Zirca Liqueur dan Anggur Merah.

"Total 31 botol, semua telah dilekati pita cukai asli," tandas sumber dari bagian humas.
(crz)

Bersua Kepala BI Sulut Arbonas Hutabarat, Optimis Fundamental Ekonomi Sulut Menbaik di 2021

Bawaslu Boltim Siap dan Maksimal untuk Berikan Keterangan pada Sidang Lanjutan 9 Februari 2021

Pelindo 4 Persero Bitung, Bantu Kebutuhan Bayi Korban Bencana Alam

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved