Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

DKI Jakarta

Anies Baswedan Lawan Ahmad Riza Patria, Pengamat Politik Sebut Persaingan di 2022

Pengamat politik M Qodari menilai Anies Baswedan dan Ahmad Riza Patria bisa bersaing pada Pilkada DKI Jakarta 2022 mendatang.

Editor: Frandi Piring
via rancah.com
Potret Pelantikan Ahmad Riza Patria sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. Bersama Gubernur Anies Baswedan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kini menjadi 'duet' memimpin DKI Jakarta, bukan tidak mungkin Anies Baswedan dan Ahmad Riza Patria akan menjadi lawan satu sama lain di Pilgub ibukota selanjutnya.

Diketahui, Patria kini menjadi wakil gubernur DKI Jakarta, mengisi posisi yang ditinggalkan Sandiaga Uno.

Ahmad Riza Patria dipilih menjadi pendamping Anies pada tahun 2020 lalu.

Gubernur DKI Jakarta <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/anies-baswedan' title='Anies Baswedan'>Anies Baswedan</a> (kiri) didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/ahmad-riza-patria' title='Ahmad Riza Patria'>Ahmad Riza Patria</a> (kanan) memberi salam usai pemilihan di Gedung DPRD DKI Jakarta di Jakarta, Senin (6/4/2020). Pada pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta sisa masa jabatan 2017-2022 oleh DPRD DKI Jakarta, politisi Gerindra <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/ahmad-riza-patria' title='Ahmad Riza Patria'>Ahmad Riza Patria</a> memperoleh 81 suara sedangkan politisi PKS Nurmansyah memperoleh 17 suara sedangkan dua suara tidak sah. ANTARA FOTO/Deka Wira S/wpa/wsj.

Pengamat politik dari Indobarometer M Qodari menilai Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria

yang saat ini mendampingin Anies Baswedan memerintah DKI Jakarta berpotensi menjadi pesaing dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI apabila diselenggarakan di tahun 2022.

Pasalnya, kata dia, konstelasi politik di DKI Jakarta bisa terbaca dari konstelasi politik nasional di mana Gerindra sudah masuk dalam partai koalisi pemerintahan.

"Dinamika atau pola politik di tingkat nasional yang diketahui dari dua kelompok besar yaitu partai pemerintah dan oposisi," kata Qodari dalam pesan suara, Kamis (28/1/2021).

Qodari menjelaskan, dengan masuknya Gerindra ke koalisi pemerintahan,

kemungkinan Gerindra juga ikut bersama PDI-Perjuangan yang saat ini menjadi partai penguasa.

Sedangkan Riza Patria sendiri dikenal sebagai kader Gerindra

dan berpotensi maju bersama dengan calon yang diusung PDI-P.

"Siapa calon dari PDI-P tentunya pada hari ini yang paling mungkin adalah Risma,

satu karena Risma pernah jadi Walikota Surabaya.

Kemudian berpasangan dengan ariza patria yang sekarang jadi Wakil Gubernur petahana," tutur Qodari.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved