Breaking News:

Torang Kanal

Wanita Cantik Tessy Patricia Pingkan Odih Ingatkan Pentingnya Protokol Kesehatan

12 pengunjung kafe yang ditangkap polisi, hasil rapid testnya reaktif Covid-19 dan saat ini diisolasi di Bappelkes

Istimewa
Tessy Patricia Pingkan Odih 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Kasus Covid-19 kini mengalami peningkatan,

banyak warga yang sudah mulai jenuh akan pembatasan sosial di masa Pandemi sehingga mengabaikan protokol kesehatan.

Hal itu dibuktikan dari 12 pengunjung kafe yang ditangkap polisi, hasil rapid testnya reaktif Covid-19 dan saat ini diisolasi di Bappelkes.

Kota dan kabupaten di Sulut berpotensi mendapati warga yang tertular di Covid-19 di fasilitas-fasilitas publik seperti restoran atau kafe.

Rekaman CCTV Membantu Penyelidikan Penganiayaan Anggota TNI AD

Pemkot Kotamobagu Galang Bantuan untuk Korban Bencana di Manado

Sosok Wanita di Mobil yang Diduga Menjadi Selingkuhan James Arthur Kojongian, Berusia 20 Tahun

Hal itu menjadi kekhawatiran masyarakat, seperti yang diungkapkan wanita asal Tondano, Kabupaten Minahasa yang bernama Tessy Patricia Pingkan Odih ini, Kamis (27/1/2021).

"Menurut pengamatan saya penanganan corona di Minahasa belum terlalu ekstrem,

tapi untuk tindak lanjut sudah cukup baik, pemerintah langsung segera memberikan informasi secara cepat kepada masyarakat," ungkap wanita kelahiran Tomohon, 17 Januari 1991.

Ia mengatakan, selama masa social distancing sejauh ini masih aman saja karena rutinitasnya hanya di kantor.

Vaksinasi Masyarakat Mulai Pertengahan Februari

6 Fakta Dugaan Perselingkuhan Wakil Ketua DPRD, Dicopot Partai dari Jabatan hingga Tak Harus Cerai

Tapi dirinya sempat khawatir jika harus keluar karena kebanyakan sopir dan pengendara angkutan umum tidak menggunakan masker.

"Takutnya jika dari mereka ada yang bersin atau batuk saya merasa tidak aman dengan kondisi itu," ujar anak pertama dari empat bersaudara ini.

Ia pun berharap, agar wabah ini cepat berlalu karena sangat berdampak buruk bagi perusahaan.

"Tapi menurut saya tidak perlu lakukan lockdown karena kami sangat membutuhkan akses suplai logistik," tandas alumni Unima Manajemen angkatan 2009 ini.

431 Orang Tewas, 288 Hilang Bersama Kapal, Tragedi Terbesar Dalam Sejarah, 40 Tahun KMP Tampomas II

Driver Online Paling Span Turun ke Jalan Galang Dana Untuk Korban Banjir Manado

Wanita Cantik Camelia Lumi Ajak Warga Patuhi Prokes, Sempat Kontak Erat dengan Pasien Covid-19

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Penulis: Andreas Ruauw
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved