Breaking News:

Kriminal

Dibanderol 1,5 Juta Sekali Main, Begini Pengakuan Muncikari Rekrut Gadis di Bawah Umur Jadi PSK

Kasus Prostitusi khususnya pada anak dibawah umur kian memprihatinkan di Indonesia. Bukan hanya itu, hal ini malah dijadikan bisnis

Editor: Majer Lumantow
Tribunnews
Kasus Prostitusi Anak Dibawah Umur 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus Prostitusi khususnya pada anak dibawah umur kian memprihatinkan di Indonesia. Bukan hanya itu, hal ini malah dijadikan bisnis bagi orang-orang yang huas uang dengan cara-cara tidak benar dan bertentangan dengan moralitas.

Alhasil, Jajaran Polsek Tanjung Priok mengungkap kasus prostitusi. Mereka mengamankan seorang muncikari dan empat pekerja seks komersial (PSK) yang masih di bawah umur.

Rama (19), muncikari yang menjajakan keempat gadis belia tersebut, mengatakan, pelanggan para PSK tersebut berasal dari kalangan pekerja hingga pengusaha.

"Pelanggannya dari teman-teman juga, pekerja sama pengusaha," kata Rama di Mapolsek Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (26/1/2021).

Dalam menjalankan bisnis prostitusi, Rama merekrut gadis belia yang tak hanya berasal dari Jakarta, tapi juga luar Jakarta.

Anak-anak di bawah umur, beberapa di antaranya masih duduk di bangku sekolah, ditawarkan dari mulut ke mulut.

Bahkan, ada beberapa gadis yang berasal dari dari luar Pulau Jawa.

"Jakarta ada, luar Jakarta ada. Paling dari Bali gitu, atau Cirebon," kata Rama.

Dari pengakuan Rama, gadis belia yang dijajakannya dibanderol seharga Rp 1,5 hingga Rp 6 juta.

Rama sendiri akan mendapat upah Rp 1,2 juta dari seseorang yang ia sebut sebagai atasannya dalam sekali transaksi.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved