Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pesawat Sriwjaya Air Jatuh

Tim DVI Polri Berhasil Identifikasi 4 Jenazah, Total Ada 53 Korban Sriwjaya Air Teridentifikasi

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri tetap melakukan proses identifikasi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182, meski operasi SAR

(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)
Anggota kepolisian mengangkat kantong jenazah berisi objek temuan dari lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak pada hari ketujuh Operasi SAR pesawat tersebut di Dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (15/1/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Meski berakhirnya pencarian korban oleh Basarnas, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri tetap melakukan proses identifikasi.

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri tetap melakukan proses identifikasi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182, meski operasi SAR telah dihentikan oleh Basarnas.

Identifikasi fase 1 di Jakarta Internasional Container Terminal (JICT) 2 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, ditarik oleh tim DVI Polri.

Petugas <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/basarnas' title='Basarnas'>Basarnas</a> mengangkat kantong jenazah berisi objek temuan dari lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak pada hari keenam Operasi SAR pesawat tersebut di Dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (14/1/2021).

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri berhasil mengidentifikasi empat jenazah korban jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 dengan nomor regsitrasi PK-CLC

"Empat korban berhasil diidentifikasi pada hari ini," ujar Karopenmas Divhumas Polri Brigjen (Pol) Rusdi Hartono dalam jumpa pers di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta, sebagaimana dikutip dari Antara, Senin (25/1/2021).

Rusdi menuturkan, korban-korban yang berhasil diidentifikasi masing-masing atas nama Fazila Ammara, Sugiono Effendy, Yohanes, dan Nabila Anjani.

Keempat korban berhasil diidentifikasi melalui sejumlah data pembanding.

Sugiono dan Nabila teridentifikasi berdasarkan data pembanding DNA dari ibu kandung mereka.

Sedangkan Yohanes teridentifikasi melalui data pembanding DNA dari ibu kandung dan ayah kandung.

Adapun jenazah Fazila berhasil teridentifikasi melalui data pembanding berupa sikat gigi.

Dengan demikian, total jenazah korban jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang berhasil diidentifikasi berjumlah 53 orang.

Baca juga: Profil Irjen Wahyu Hadiningrat, Sosok Calon Kuat Kabareskrim Gantikan Komjen Listyo Sigit Prabowo

Adapun jenazah korban yang telah diserahkan kepada pihak keluarga berjumlah 46 jenazah.

"Kita berharap Tim DVI akan menyelesaikan tugas dan kewajiban-nya. Mudah-mudahan korban-korban yang telah teridentifikasi akan semakin banyak, tentunya ini akan memberikan kepastian kepada keluarga korban," tutur Rusdi.

Sementara itu, Direktur Pencatatan Sipil Direktorat Jenderal Dukcapil Kemendagri Handayani Ningrum menyampaikan bahwa dokumen kematian seluruh korban yang telah teridentifikasi sudah terbit.

Halaman
123
Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved