Sosok Tokoh
Sosok Dita Ayu Wardani, Srikadi Cantik TNI AL, Pandu Daratkan Helikopter di Kapal KRI dr Suharso-990
Peran Letda Laut (S/W) Dita Ayu Wardani Titha inilah yang dinilai amat penting dalam memberi akses dan sistem lalu lalang Helikopter dr. Suharso -990
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sosok Srikandi TNI Angkatan Laut ini, kini menjadi pusat perhatian.
Sosok srikandi ini, menjadi salah satu petugas yang mengatur lalu lalang pesawat terbang (Helikopter).
Sosok srikandi ini bernama Flying deck officer Letda Laut (S/W) Dita Ayu Wardani .
Sehari-hari dia bertugas sebagai Kadeplog di KRI dr. Suharso -990.
Sehari-harinya Ia menjadi petugas khusus ini layaknya “tukang parkir”.
Memberikan isyarat dengan gerakan tangan, memberi kode ke pilot, dan memberikan arahan posisi parkir pesawat dengan benar.
Tukang parkir elit ini tidak hanya punya keahlian khusus, tapi juga mempertaruhkan nyawa mereka.
Ancaman terkena baling-baling Helikopter dan hempasan mesin helikopter mengancam nyawa mereka setiap saat.
Selama menjalankan tugasnya, Dita Ayu Wardani tampak tenang dan elegan saat memandu memarkirkan helikopter ke atas kapal yang dikenal dengan sebutan rumah sakit terapung di perairan Mamuju, Sulbar.
Peran Letda Laut (S/W) Dita Ayu Wardani Titha inilah yang dinilai amat penting dalam memberi akses dan sistem lalu lalang Helikopter di atas KRI medis tersebut.
“Setelah Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, SE., MM memerintahkan agar TNI AL membentuk Satgas Bencana untuk Gempa Sulbar.
Kami pun turut bergabung dalam satgas tersebut dan langsung bergerak melakukan kegiatan misi kemanusiaan sampai mendapatkan perintah lebih lanjut” ujarnya saat di temui di atas KRI dr Suharso-990.
Sebagai petugas parkir helikopter, istilah resminya Ground Marshall (GM), Dita biasanya akan berdiri tegak di sebuah titik dan memberikan aba-aba visual ke pilot.
Penumpang mudah mengenalinya dengan seragam khusus dan tangannya tidak akan berhenti bergerak ketika ada helikopter berjalan.

Selain komunikasi dengan ATC, pilot juga harus berhubungan dengan Pelda Rohmanto dan sejawatnya setiap hendak parkir helikopter.