Ombak Tinggi di Manado

Ada Staf Bawaslu Manado Tersengat Listrik Saat Banjir Rob

Menurut Taufik Bilfaqih, jika salah satu stafnya tersengat listrik saat air laut masuk ke kantor mereka.

Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
Isitmewa/Bawaslu Manado
Kondisi kantor Bawaslu Manado yang nampak porak-poranda akibat terjangan banjir rob. 

Ia mengaku dari data yang diterima pihaknya ada 26 Cafe dan tempat makan yang rusak berat diterjang banjir rob. 

"Semuanya ada 26 Cafe dan restoran dan mereka tak bisa beroperasi hari ini," aku dia. 

Pihaknya memastikan akan langsung memperbaiki cafe serta rumah makan yang rusak akibat banjir rob. 

"Secepatnya kita perbaiki sebagai tanggung jawab sebagai pengelola kawasan bisnis Megamas," ujarnya. 

Endi juga memastikan jika pihaknya sudah mulai membersihkan kawasan Megamas dari sampah dan material yang dibawa ombak. 

"Kita sudah mulai bersihkan, dan semoga tidak ada ombak yang tinggi lagi," ungkapnya. 

Parkir di Depan Ruko 

Para nelayan asal Kecamatan Sario terpaksa mengungsikan perahu mereka.

Pasalnya ombak setinggi tiga meter yang melanda Kota Manado, sudah merusak banyak perahu yang parkir di pantai Megamas

Alhasil para nelayan tersebut terpaksa mengevakuasi perahu mereka didepan ruko yang ada di kawasan bisnis Megamas Manado. 

Djufri Salim salah satu nelayan mengatakan jika mereka tak ada pilihan selain memindahkan perahu ke depan ruko. 

"Soalnya ditepi pantai ombak masih tinggi sampai sekarang. Jadi kami takut perahu rusak," aku dia.

Pria 31 tahun ini mengaku jika ombak tinggi yang melanda Manado benar-benar menghambat mata pencaharian para nelayan. 

"Kami bisa apa kalau seperti ini? Cari ikan saja susah," ucapnya. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved