Ombak Tinggi di Manado
Gelombang Tinggi di Manado, Perahu Nelayan Parkir di Kawasan Megamas
Djufri Salim salah satu nelayan mengatakan jika mereka tak ada pilihan selain memindahkan perahu ke depan ruko.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
"Sejak sore sudah tutup, karena ombaknya sudah san dekat dengan badan cafe," aku dia.
Ia mengaku jika semua fasilitas seperti toilet, kursi, meja makan, hingga kompor, rusak karena ombak.
"Rata-rata cafe yang di tepi pantai Megamas rusak diterjang ombak tadi malam," aku dia.
Sekedar informasi, pasca diterjang ombak setinggi tiga meter tadi malam.
Pagi ini kawasan Megamas Manado penuh dengan sampah plastik.
Amatan Tribun Manado, terlihat warga nampak melihat dan memantau keadaan di Megamas Manado.
Para pekerja di ruko-ruko Megamas juga nampak membersihkan sampah kayu dan plastik yang menutup pintu kantor mereka.
Selain sampah plastik, gelombang tinggi juga membawa batu-batu penahan ombak masuk kawasan Megamas.
Ari Manadalika salah satu satpam di Megamas Manado mengatakan sudah banyak warga yang datang sejak pagi.
"Mereka ingin lihat keadaan Megamas, bahkan ada yang sudah sejak subuh," ujarnya.
Ia mengaku saat ini pihaknya sedang berupaya membersihkan sampah dan bebatuan yang dibawa ombak ke Megamas.
"Proses pembersihannya sudah dilakukan tapi memang kerusakannya juga sangat banyak," bebernya.
Air Laut Masuk Mall
Cuaca ekstrim yang melanda Kota Manado membuat gelombang laut naik.
Bahkan gelombang laut yang tinggi berhasil masuk hingga ke parkiran salah satu mall di Manado yakni Manado Town Square (Mantos).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/perahu-para-nelayang-yang-parkir-di-depan-ruko-megamas.jpg)