Kamis, 9 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Torang Kanal

Gadis Cantik Inri Alica Horman Prihatin Bencana yang Terjadi di Manado

Wanita bernama lengkap Inri Alica Horman prihatin bahkan peduli terhadap korban yang terkena dampaknya

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Inri Alica Horman 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Bencana alam longsor dan banjir mengguncang kota Manado, Sabtu (17/1/2021) mengakibatkan enam orang meninggal dunia

Wanita bernama lengkap Inri Alica Horman prihatin bahkan peduli terhadap korban yang terkena dampaknya.

"Namun kiranya dengan terjadinya bencana alam ini membuat kita sadar serta lebih peduli lagi terhadap lingkungan dan alam sekitar.

Salah satunya dengan siap siaga memperhatikan apabila tempat tinggal kita berada di tempat yang rawan untuk terjadinya bencana, karena kita tidak bisa memprediksi kapan bencana ini akan datang," kata Inri panggilan akrabnya.

Baca juga: Cegah Bencana, Gadis Cantik Manado Aprilia Solerang Ini Ajak Jaga Kelestarian Alam

Baca juga: Kelurahan Kasawari Menuju Kampung Tangguh Nusantara, Warga Gotong Royong Tarik Soma Dampar

Baca juga: Ini Titik Rawan Bencana di Minahasa Utara

Gadis kelahiran Manado 11 Mei 1997 katakan, setiap bencana bisa saja ada korban dan akan mengalami banyak kerugian.

Sebagai manusia, mahkluk sosial sudah sepantasnya untuk saling membantu dalam keadaan sekarang.

"Sudah kewajiban kita membantu korban bencana di mana mereka juga membutuhkan bantuan makanan, pakaian, obat-obatan, dan lain-lain," ucap perempuan yang bekerja di Dinas Kesehatan kota Manado ini.

Baca juga: Kisah Sedih Gadis Cantik yang Dikurung dalam Kandang dan Berpakaian dari Kain Karung Beras

Wanita yang hobi berenang harapkan kedepannya, agar sarana dan prasarana, selain membangun yang tidak kalah pentingnya adalah yang rusak akibat bencana saat ini.

"Namun perbaikan pasca-bencana harus dibarengi dengan keseriusan upaya antisipasi jangan sampai ada bencana berikutnya.

Maka dari itu untuk mengatasi bencana butuh kontribusi dari semua pihak, agar bencana tidak lagi menjadi sesuatu hal yang biasa semua pihak dalam hal ini yakni menyangkut masyarakat dan pemerintah," ungkap perempuan yang belum menikah ini.

Baca juga: Tata Cara Mencairkan BLT UMKM Rp 2,4 Juta, Cukup Buka di eform.bri.co.id/bpum, Ini Syaratnya!

Anak bungsu dari dua bersaudara ini mengajak agar semua masyarakat kota Manado tetap waspada,

dan di kota Manado dikenal dengan budaya gotong royong yang tinggi, maka marilah sebagai masyarakat yang peduli agar selalu memperhatikan akan lingkungan sekitar.

"Dari lubuk hati saya yang paling dalam mengucapkan turut berbelasungkawa kepada keluarga korban-korban yang mengalami dampak dari bencana alam ini.

Kiranya dengan adanya bencana ini tidak membuat iman kita lemah, namun menyadarkan bahwa kita hanyalah manusia biasa yang tidak bisa apa-apa tanpa campur tangan dari Tuhan," ucap wanita lulusan fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi Manado.

Baca juga: Perebutan Puncak Klasemen Liga Inggris Liverpool vs Manchester United, Begini Prediksi Berbatov

Pesan perempuan yang sekarang masuk di tim Satgas Covid-19 dan pemilik akun Instagram bernama @inryhorman untuk keluarga-keluarga yang sedang berduka,

ingatlah bahwa Tuhan tidak akan memberikan cobaan melebihi kemampuan umatNya,

untuk itu tetaplah berpegang teguh kepada Tuhan dan selalu berharap padaNya.(fis)

Baca juga: Ini Rencana Joe Biden Setelah Dilantik Jadi Presiden Amerika, Diantarannya Penanganan Covid-19 di AS

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved