Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Gempa Sulbar

Kesaksian Ustaz Dasad Latif Selamat dari Gempa Sulbar, Padahal Hotel Tempat Ia Menginap Hancur

Ustaz Dasad Latif terlambat tiba di Mamuju karena sempat mampir di rumah orangtuanya di Bungi

Editor: Finneke Wolajan
Instagram.com/@dasadlatif1212
Kisah ustaz selamat dari gempa di Majene 

Ia memperlihatkan tenda pengungsian.

Kondisi terkini Majene juga dalam kondisi hujan dengan intensitas tinggi.

Bangunan roboh akibat gempa yang mengguncang beberapa daerah di Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021).
Bangunan roboh akibat gempa yang mengguncang beberapa daerah di Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021). (TRIBUN-TIMUR.COM/NURHADI)

Nampak warga Majene berlindung di dalam tenda.

Ia juga melaporkan kondisi rumah semua dalam kondisi parah.

Lelaki itu melaporan kondisi bahwa Majene masih gempa.

"Banyak sekali kudengar berita di bawah, semua rumahnya sudah rata dengan tanah," katanya.

Ia mengakui warga Kecamatan Malunda Kabupaten Majene hanya bisa pasrah di pengungsian.

"Sebenarnya kita hati-hati ini, karena pusatnya bukan dari laut, pusatnya di gunung, itu gempa lagi-gempa lagi, kami menderita sekali kalau begini," katanya.

Ia berulang kali mengatakan, masih tetap ada gempa.

"Jangan gegabah, jangan ke ke sini. Kami juga mau keluar tapi kami belum bisa turun," katanya.

Kondisi Terkini Majene pasca Gempa Sulbar.

Warga mengungsi.Jalanan aspal poros Polman-Majene pecah-pecah.

Warga Kecamatan Malunda Kabupaten Sulawesi Barat semua mengungsi pasca Gempa Sulbar di Majene, Jumat (15/1/2021) dini hari.

Mereka meninggalkan rumahnya dalam keadaan kosong.

Para warga mengungsi ke arah pegunungan, 3 kilometer dari rumah warga.

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved