Minggu, 10 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Donald Trump

Trump Diduga Menghasut Pendukungnya hingga Serbu Gedung Capitol, Republik: Dia Harus Disingkirkan

Kabarnya Donald Trump didesak oleh Partai Republik untuk segera dicopot. Hal tersebut membuat AS mencekam, membuat timbulnya banyak kegaduhan.

Tayang:
Editor: Glendi Manengal
The Wall Street Journal
Massa pendukung Donald Trump menguasai Gedung Capitol, Rabu (6/1/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabarnya Donald Trump didesak oleh Partai Republik untuk segera dicopot.

Hal tersebut membuat AS mencekam, membuat timbulnya banyak kegaduhan.

Diketahui kegaduhan tersebut muncul karena pernyataan Trump yang dinilai menghasut.

Baca juga: Promo JSM Indomaret Hari Ini, Diskon Minyak Goreng, Beras dan Kebutuhan Lain, Cek Katalog di Sini!

Baca juga: 4 Zodiak Ini Paling Bisa Manjakan Pasangan dan Bikin si Dia Bahagia, Zodiakmu Termasuk?

Baca juga: Kronologi Pesawat Dibakar KKB di Intan Jaya, Pilot Asal AS Selamat Usai Diamankan Pendeta dan Warga

Pendukung Trump rusuh di Gedung Capitol

Partai Republik mendesak pencopotan Donald Trump dari kursi presiden secepatnya. 

Untuk diketahui, jabatan Presiden Trump akan berakhir pada 20 Januari. 

Namun, Republik tak ingin Trump berlama-lama di kursi presiden AS setelah banyak kegaduhan yang ditimbulkan Trump.

Kegaduhan terjadi lantaran pernyataan Trump yang diduga memuat narasi menghasut.

Akibat pernyataan Trump, pendukungnya melakukan aksi penyerbuan ke Gedung Capitol AS pada Rabu (6/1/2021).

CNN melaporkan, empat dari mereka menyerukan agar Amandemen ke-25 dicabut, dan dua lainnya mengatakan Presiden harus dimakzulkan.

"Dia harus diberhentikan dan disingkirkan," kata seorang pejabat terpilih dari Partai Republik.

Seorang mantan pejabat senior mengatakan tindakan Presiden mengerikan dan cukup untuk menyingkirkannya, meski dengan waktu yang singkat dalam masa jabatannya.

"Saya pikir ini sangat mengejutkan bagi sistem," kata mantan pejabat itu.

"Bagaimana Anda menahannya selama dua minggu setelah ini?"

Dengan memakzulkan dan memberhentikan Trump, bahkan pada tahap akhir masa jabatannya, Senat kemudian dapat memberikan suara untuk mendiskualifikasi Trump agar tidak pernah memegang jabatan federal lagi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved