Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Virus Corona

Muncul Varian Baru Covid-19, Uni Eropa Vaksin 450 juta Warganya di Tengah Penyebaran Mutasi Covid-19

Langkah ini dinilai penting dalam mengekang penyebaran pandemi global, karena diberikan pada hampir 450 juta orang penduduk UE

Editor: Finneke Wolajan
Tribunnews
Ilustrasi - vaksin virus corona 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seluruh Uni Eropa (UE) mulai meluncurkan program vaksinasi massal, pada Minggu (27/12/2020), setelah beberapa negara melaporkan kasus varian virus corona yang lebih menular.

Vaksinasi awal diberikan pada petugas kesehatan dan mereka yang paling berisiko tertular penyakit.

Negara seperti Jerman, Perancis, Italia, Portugal dan Spanyol sudah memulai penyuntikan dalam kampanye yang dijuluki “V-Day.”

Ilustrasi - Sukarelawan vaksin virus corona (Covid-19).
Ilustrasi - Sukarelawan vaksin virus corona (Covid-19). (Istimewa)

Melansir NBC News, kampanye vaksinasi UE terkoordinasi dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Langkah ini dinilai penting dalam mengekang penyebaran pandemi global, karena diberikan pada hampir 450 juta orang penduduk UE.

Di Italia, dosis pertama vaksin yang dikembangkan oleh produsen obat Amerika Serikat (AS) Pfizer dan mitra Jermannya BioNTech.

Lima petugas kesehatan di Lazzaro Spallanzani National Institute for Infectious Diseases Roma mendapat vaksin pertama.

Mereka telah berada di garis depan dalam perang melawan Covid-19 sejak awal pandemi.

"Hari ini akhirnya adalah hari yang baik," kata Kepala Penanganan Virus Negara itu, Domenico Arcuri dalam konferensi pers. “Kami melihat cahaya di ujung terowongan.”

Tetapi dia memperingatkan bahwa orang-orang harus terus berhati-hati, dan bertanggung jawab.

Apalagi Italia, yang telah mencatat jumlah kematian tertinggi di Eropa dengan 72.000 jiwa, masih memiliki jalan panjang ke depan.

Sebanyak 9750 dosis vaksin, yang lolos dari regulasi di Eropa awal pekan ini, telah tiba di negara yang memiliki ikon wisata Colosseum itu.

Kementerian Kesehatan Italia menyatakan, sejauh ini dosis itu didistribusikan di 20 wilayah.

Secara keseluruhan, 27 negara Uni Eropa telah mencatat hampir 15 juta infeksi virus corona dan lebih dari 353.000 kematian, menurut data Universitas Johns Hopkins.

Lebih dari 1,7 juta orang telah meninggal di seluruh dunia.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved