Breaking News:

Terkini Nasional

Waspada Inforamsi Sesat Seputar Vaksinasi, Dokter Reisa Bagikan Tips ini

Juru Bicara Pemerintah dr Reisa Brotoasmoro menghimbau untuk mengetahui informasi secara cermat.

Tim Komunikasi Publik Satgas Penanganan Covid-19
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dr Reisa Brotoasmoro saat memberi keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Kantor Presiden, Senin (19/10/2020) yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Juru Bicara Pemerintah dr Reisa Brotoasmoro mengatakan, hingga saat ini, masyarakat masih banyak termakan informasi sesat atau berita bohong (hoax) terkait pandemi Covid-19. 

Suudah ada ribuan hoax yang beredar selama 9 bulan pandemi di Indonesia.

Bahkan beberapa diantaranya terkait vaksin Covid-19.

Juru Bicara Pemerintah dr Reisa Brotoasmoro menghimbau untuk mengetahui informasi secara cermat.

"Padahal banyak sekali manfaat vaksin yang sudah kita ulas. Jadi, penting ya, untuk meluangkan sedikit waktu mencari informasi dari sumber-sumber yang valid di masa seperti sekarang ini (pandemi)," kata Reisa.

Beberapa hoax yang beredar, seperti yang menyebut vaksin adalah bibit penyakit, dan menerimanya sama saja dengan membuat badan rentan terkena penyakit.

"Nah, anggapan ini salah. Karena vaksin itu terbuat dari bakteri atau virus yang sudah dilemahkan, yang fungsinya membuat badan kita menjadi kenal, dan kebal melawan penyakit tersebut. Hal ini tidak sama ya, dengan membuat tubuh sakit," lanjut Reisa. 

Ia memparkan, ada beberapa jenis vaksin. Pertama, vaksin mati adalah jenis vaksin yang mengandung virus atau bakteri yang sudah dimatikan. 

Kedua, vaksin hidup adalah vaksin yang mengandung bakteri atau virus yang dilemahkan. 

Ketiga, vaksin sub unit adalah adalah vaksin yang dibuat dari komponen virus/bakteri. 

Halaman
1234
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved