Berita Otomotif
Cara Jumper Aki Mobil yang Benar, Pakar Sebut Tak Boleh Asal!
Mobil yang lama berdiam di garasi tanpa disadari berpotensi membuat banyak kerusakan.
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Mobil yang lama berdiam di garasi tanpa disadari berpotensi
membuat banyak kerusakan.
Apalagi karena adanya pandemi Covid-19.
BERITA TERPOPULER :
Baca juga: Kecelakaan Maut, Ibu Kritis 3 Putranya Tewas Usai Mobil Mereka Tabrakan dengan Dua Truk
Baca juga: Kasihan, Bocah 9 Tahun Tinggal Sendiri di Kontrakan Karena Keluarga Terpapar Covid-19
Baca juga: Kaitan FPI dengan Senjata Api dan Terorisme, Kejahatan Terstruktur FPI
TONTON JUGA :
Salah satu kerusakan yang umum terjadi adalah aki mobil yang soak alias tekor, lantaran tak mendapat suplai listrik.
Head od Aftersales & CS Operation Group PT MMKSI Bodiearto mengatakan, usia pakai aki mobil memang
kerap tak bisa diprediksi, biasanya pemilik kendaraan akan menyadari ketika mobil tak dapat distarter
karena aki melemah.
Namun demikian, sebenarnya ketika aki mobil sudah menunjukkan tanda-tada melemah,
ada beberapa hal yang bisa terjadi atau menjadi indikasi.
Tapi kebanyakan memang diabaikan karena dianggap masih bisa menyala.
"Perawatan aki merupakan hal yang terbilang mudah namun sering luput dilakukan.
Untuk merawat kondisi aki, selain pemeriksaan air aki, pengguna juga perlu menghidupkan
kendaraan secara rutin minimal 5 menit setiap harinya," ucap Boediarto, dalam keterangan
resminya, Jumat (18/12/2020).
"Namun ketika aki mobil sudah soak atau tak lagi mampu menghidupkan mesin dan kelistrikan,
maka solusi yang paling cepat adalah dengan melakukan jumper aki.
Atau teknik mengalirkan listrik dari aki lain yang masih bagus, ke aki mobil yang bermasalah," kata dia.
Jumper menjadi solusi paling cepat, setidaknya ketika dalam kondisi darurat membuat mobil
masih bisa digunakan untuk menuju bengkel terdekat.
Tapi dalam proses pelaksanaannya, tidak banyak masyarakat yang paham atau mengerti
cara menjumper aki mobil yang tepat dan aman.
Nah, karena itu Boediarto memberikan beberapa tips untuk melakukan jumper pada aki mobil yang bermasalah.
Hal ini patut diperhatikan agar tak membuat masalah yang justru bisa memperparah keadaan aki.
Berikut langkahnya ;
1. Kabel khusus
Ini merupakan hal yang paling penting, karena harus menggunakan kabel yang memang khusus untuk jumper aki.
Hal ini dikarenakan arus listrik pada saat menyalakan mobil sangat tinggi sehingga harus
menggunakan kabel dengan kapasitas besar.
Kabel jumper relatif mudah didapatkan dan banyak dijual di toko aksesoris mobil.
2. Gunakan mobil dengan kapasitas aki sama atau lebih besar
Berikutnya adalah menggunakan mobil dengan kapasitas aki sama atau lebih besar dari mobil yang Anda gunakan.
Yang harus diperhatikan adalah voltase harus sama, misal 12 volt.
3. Posisikan mobil berdekatan
Selanjutnya memposisikan kedua mobil agar saling berdekatan hingga kabel jumper
bisa menjangkau masing-masing aki, karena umumnya kabel jumper ini tidak terlalu panjang.
Anda bisa mengatur posisi mobil berhadapan atau bisa juga bersamping-sampingan.
Pastikan juga posisi kedua mobil dalam kondisi aman dengan rem parkir aktif, jika mobil matik,
posisikan tuas transmisi di P sementara untuk manual di posisi netral.
4. Menghubungkan kabel jumper
Nah proses koneksi kabel ke aki juga tak boleh asal, sebagai persiapan pastikan semua
kondisi mesin mobil dalam keadaan tidak menyala, lalu perhatikan dengan teliti posisi kutub
terminal positif dan negatif dari kedua aki tersebut.
Biasanya, dua kutub terminal aki masing-masing ditandai dengan lambang positif (+) dan negatif (-),
tanda lain juga terdapat pada penutup warna merah di kutub positif.
Jika kutub terminal baterai kotor, agar dibersihkan terlebih dahulu dengan kain lap. Hubungkan penjepit
kabel jumper berwarna merah ke kutub positif (+) aki yang normal. Lalu sambungkan penjepit kabel jumper
warna merah lainnya pada kutub aki positif (+) yang bermasalah, kemudian pasang kabel jumper
negatif ke kutub negatif (-) aki mobil normal dan pasang sisi satunya ke kutub negatif aki mobil yang bermasalah.
Setelah itu, nyalakan mesin mobil yang normal, dalam kondisi tersebut, kemudian baru coba nyalakan mesin mobil yang bermasalah. Setelah menyala, Anda mungkin perlu membiarkan mesin menyala selama beberapa menit untuk mengisi tenaga pada aki yang soak.
Untuk melepaskan kabel jumper saat mobil menyala harus secara hati-hati dengan urutan lepas kabel negatif pada mobil yang bermasalah, kemudian lepas kabel negatif mobil yang normal. Berikutnya lepas kabel positif dengan urutan yang sama seperti kabel negatif tersebut.
"Jika mesin mobil masih tidak bisa menyala atau tidak ada reaksi sama sekali, coba diamkan dulu selama beberapa saat agar proses pengisian tenaga menjadi lebih banyak. Harus diingat jika langkah untuk menjumper aki ini adalah saat darurat," ucap Boediarto.
Tapi bila memang jumper akit tak bekerja, maka artinya memang mobil harus segera dilarikan ke bengkel terdekat. Bagi pemilik Mitsubishis, segera hubungi diler terdekat atau langganan, atau bisa menghubungi via hotline Mitsubishi di 0804-1300-300.
(Kompas.com/Stanly Ravel)
BERITA TERPOPULER :
Baca juga: Pengamat Epidemiologi Sebut Sangat Berbahaya Jika Pasien Covid-19 Dirawat Dirumah
Baca juga: Harga Mobil Mewah Milik Anak Bungsu Nikita Mirzani, Kalahkan Mobil Anak Raffi Ahmad dan Sule
Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Minggu 20 Desember 2020, Scorpio Fasih dan Anggun, Virgo Titik Balik Dirimu
TONTON JUGA :
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jangan Asal, Begini Tutorial Jumper Aki Mobil yang Benar"
Penulis : Stanly Ravel
Editor : Aditya Maulana
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/cara-jumper-aki-mobil-yang-benar-pakar-sebut-tak-boleh-asal.jpg)