Breaking News:

Penanganan Covid

Ruang Isolasi Covid-19 di RSU GMIM Kalooran Amurang Hampir Penuh

Direktur Utama RSU GMIM Kalooran Amurang dr Billy Manengkey, Selasa (15/12/2020) mengatakan beberapa hari lalu bed

Tribun manado / Andrew Pattymahu
ILUSTRASI RS GMIM Kalooran Amurang, Foto beberapa waktu lalu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ruang isolasi pasien covid-19 Rumah Sakit Umum GMIM Kalooran Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Sulawesi Utara ternyata hampir penuh.

Direktur Utama RSU GMIM Kalooran Amurang dr Billy Manengkey, Selasa (15/12/2020) mengatakan beberapa hari lalu bed (tempat tidur) untuk pasien covid-19 sudah terisi penuh. Namun saat ini sudah tersedia lagi.

"Karena itu masyarakat harus tetap berhati-hati dengan penyebaran virus ini," kata dia.

Wakil Direktur Utama RSU GMIM Kalooran Amurang dr Ester menambahkan di rumah sakit ini 26 bed sudah penuh oleh pasien covid-19. Namun saat ini sudah ditambahkan tiga bed lagi.

Baca juga: Ingat Pernah Hidup Miskin, Pria Ini Bayarkan Tunggakan Listrik 114 Rumah di Sekitarnya

"Sebenarnya tiga bed itu untuk pasien penyakit dalam dan ibu hamil," ujar dia.

Dia mengatakan bed kosong mungkin akan tersedia lagi. Kalau tidak hari ini mungkin Rabu (16/12/2020) besok.

"Kalau di RSU GMIM Kalooran Amurang tidak ada alat ventilator. Kalau pasien yang memerlukan alat itu akan dirujuk ke rumah sakit lain," tambahnya.

Masyarakat harus terus menerapkan protokol kesehatan sebagai langkah pencegahan covid-19. Dia mengiantakan supaya siapapun untuk tetap pakai masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan.

Juru Bicara Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dr Erwin Scouthen mengatakan Penemuan kasus konfirmasi positif covid-19 kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Minsel tersebut sebagian lewat kegiatan screening rapid tes dengan hasil reaktif.

Ditindaanjuti dengan swab tes dan hasil dinyatakan positif.

Baca juga: Pria Ini Terbangun Saat Operasi, Tapi Tak Bisa Beritahu Dokter Karena Disabilitas Tak Terlihat

"Sebagian merupakan kasus kontak erat dengan kasus terkonfirmasi pos yang memiliki gejala setelah diswab hasilnya positif. Sebagian lagi dirawat di RS dengan gejala Sedang dan Berat setelah keluar hasil PCR Positif," tambahnya.

Erwin Scouthen mengatakan perlu kedisiplinan masyarakat untuk mengikuti semua imbauan pemerintah  dan berlakukan protokol kesehatan ketika beraktivitas di luar rumah.

"Kami ingatkan untuk selalu pakai masker di manapun berada, kemudian cuci tangan pakai sabun dan gunakan hand sinitizer, hindari kerumunan orang banyak. Jaga jarak dengan orang lain," ujarnya.

Selain itu kalau tidak penting jangan keluar rumah, mandi sampai di rumah, gizi seimbang, olah raga, istirahat cukup. Semua pelaku usaha wajib screening Rapid test, penjual /penjamah makanan wajib pakai masker.

Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: Aldi Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved