News
Cerita Ibu Pemberani Habisi Kelompok Geng Pembunuh Putrinya, Berakhir Tragis Ditembak saat Hari Ibu
Seorang ibu pemberani buru orang-orang yang membunuh putrinya dan tak berhenti sampai mereka mati atau dipenjara.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebuah kisah dari seorang sosok ibu tangguh yang mencari pembunuh anaknya.
Wanita itu menghabisi para anggota geng nakal yang membunuh putrinya.
Dendam dan amarah sang ibu membara saat mengetahui anaknya yang dikasihinya diculik dan dibunuh oleh anggota geng biadab.
Ialah Miriam Rodriguez, dengan tekat bulat, dia memburu orang-orang yang membunuh putrinya dan tak berhenti sampai mereka mati atau dipenjara.
(Foto: Ibu Pemberani, Miriam Rodriguez Habisi Kelompok Geng Pembunuh Putrinya, Berakhir Tragis Ditembak saat Hari Ibu/EPA)
Sama seperti karakter Liam Neeson dalam film hit Taken, ibu dari Meksiko ini menggunakan senjata api, identitas palsu, dan bahkan penyamaran untuk memburu para pelaku.
Pada 2012, putri Miriam yang berusia 20 tahun, Karen Alejandra Salinas Rodríguez menghilang.
Tak lama, Miriam dan suaminya mendapat panggilan telfon berisi ancaman selama berminggu-minggu.
Si penelfon menuntut pembayaran tebusan sebagai imbalan agar Karen dikembalikan.
Tapi ini hanya janji palsu, dan jenazahnya ditemukan di peternakan yang ditinggalkan pada tahun 2014.
Selama tiga tahun berikutnya, Miriam mengabdikan hidupnya untuk memburu para pembunuh putrinya, mengintai mereka satu per satu di seluruh Meksiko.
Ibu pemberani ini melakukan segala upaya untuk melacak mereka, mulai dari berteman dengan kerabat pelaku agar tidak dicurigai hingga melacak mereka secara online.
Dia melakukan penyamaran yang berbeda termasuk sebagai petugas pemilihan untuk mendapatkan nama dan alamat.
Dalam satu kasus, Miriam, yang saat itu berusia 56 tahun, melacak salah satu pembunuh putrinya di Texas, tempat dia menjajakan bunga di perbatasan.