Pilkada Serentak 2020

Partisipasi Masyarakat di Pilkada 2020 Meningkat Dibanding Pilkada 2015, Kalahkan Pilpres Amerika

Puncak Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 sudah selesai pada 9 Desember 2020 lalu. Saat ini tinggal menuntaskan tahapan proses pasca

Editor: Aswin_Lumintang
YouTube Najwa Shihab
Menko Polhukam, Mahfud MD 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Puncak Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 sudah selesai pada 9 Desember 2020 lalu. Saat ini tinggal menuntaskan tahapan proses pasca pencoblosan lalu.

Merespons hal ini, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD bersyukur tingkat partisipasi masyarakat dalam Pilkada 2020 meningkat meski digelar di tengah pandemi covid-19.

Menko Polhukam, Mahfud MD
Menko Polhukam, Mahfud MD (FOTO ANTARA)

Mahfud mengatakan terjadi kenaikan lebih dari enam persen jika dibandingkan dengan Pilkada 2015 dulu. 

Hal tersebut diungkapkan Mahfud usai acara Tatap Muka Menko Polhukam dengan Kepala Daerah, Forkolimda dan Penyelenggara Pilkada di Yogyakarta pada Senin (14/12/2020).

"Tingkat partisipasi, alhamdulillah meningkat. Dulu partisipasi kita di pilkada serentak 2015 itu adalah 69,02%, sekarang naik menjadi 75,82% jauh lebih tinggi dari pemilihan yang ada di Amerika," kata Mahfud dalam keterangan yang diterima dari Tim Humas Kemenko Polhukam pada Senin (14/12/2020).

Mahfud juga bersyukut penyelenggaraan Pilkada di masa pandemi tidak memunculkan kluster baru covid-19. 

"Kami bersyukur berhasil mengatasi kekhawatiran, kecemasan yang dulu muncul ketika pilkada serentak ini akan dilaksanakan di dalam suasana covid," kata Mahfud.

Baca juga: Kumpulan Doa dari Kisah Siti Maryam Ibunda Nabi Isa AS yang Ada Dalam Al-Quran

Baca juga: Seorang Polisi Aipda Ujang Ditemukan Tewas di Selokan saat Subuh, Ini Dugaan Penyebab Kematian

Baca juga: Bawaslu Pastikan Pelaksanaan Pemungutan Suara Aman dari Unsur Pelanggaran

Baca juga: Pemerintah Dituding Menutup Ruang Dialog dengan FPI, Ini Kata Mahfud MD

 Sebelumnya, kata Mahfud, banyak sekali masukan kepada pemerintah agar pilkada ditunda.

Satu di antara alasan tersebut adalah akan muncul kluster baru jika pilkada tidak ditunda. 

Namun, lanjut Mahfud, pemerintah harus mengambil keputusan dengan mempertimbangkan berbagai masukan masyarakat.

"Semua saran kita tampung kita ajarkan protokol kesehatan dan alhamdulillah belum ada kasus bahwa kerumunan pilkada itu menjadi kluster baru. Apakah covid itu masih ada? Masih," kata Mahfud. 

Dalam acara bertema Refleksi dan proyeksi pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020 tersebut Mahfud memberikan apresiasi atas kepedulian masyarakat, baik yang setuju pilkada ditunda maupun yang setuju Pilkada tetap dilaksanakan. 

Itu semua, menurut Mahfud, bukti kecintaan masyarakat terhadap bagsa ini.

"Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh ormas-ormas, kepada LSM yang secara objektif mensyukuri keberhasilan Pilkada yang dulu dikhawatirkan bersama ini," kata Mahfud.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian - Berikut ulasan tentang Mendagri Tito Karnavian yang mengeluarkan Instruksi tentang Penegakan Protokol Kesehatan, kepala daerah yang ikut kerumunan bisa diberhentikan.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian - Berikut ulasan tentang Mendagri Tito Karnavian yang mengeluarkan Instruksi tentang Penegakan Protokol Kesehatan, kepala daerah yang ikut kerumunan bisa diberhentikan. (istimewa)

Sementara itu Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan mengatakan keberhasilan Pilkada di masa pandemi tahun ini bisa menjadi contoh bagi negara-negara lain. 

"Di tahun 2020 ini ada 90-an negara yang melaksanakan election. Pilkada ini adalah election nomor dua terbesar di dunia setelah Amerika Serikat dan berlangsung cukup baik. Ketegasan dari aparat keamanan TNI, Polri, Satpol PP yang telah selesai mencoblos supaya mencegah kerumunan, juga mempermudah rekan-rekan di TPS," kata Tito.

Turut hadir dalam acara tersebut di antaranya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Ketua KPU RI Arif Budiman, Ketua Bawaslu RI Abhan, Sultan HB. X yang juga Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, dan hadir secara virtual kepala-kepala daerah yang menyelenggarakan Pilkada serentak 2020. 

Penulis: Gita Irawan
Editor: Malvyandie Haryadi

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved