Berita Nasional
Kisah Perjuangan Seorang Ayah, Dirikan Tenda di Atas Bukit 20 Meter, Demi Putrinya Belajar Online
Seorang mahasiswa Universitas Malaya, harus berjuang untuk mendapatkan jaringan internet.
"Padahal, dua jam yang disediakan tidak cukup karena koneksi yang tidak stabil. Kalau Internet terputus, saya harus mulai lagi dan tidak ada waktu tambahan, ”kata anak tertua dari lima bersaudara ini.

Sementara itu, Mohd Azmi mengatakan akan menemani putrinya di tenda sampai dia menyelesaikan kelas atau ujiannya.
“Apalagi sekarang, karena hujan setiap hari. Tenda tidak nyaman, tapi kami tidak punya pilihan demi masa depannya,
"Ini bukan masalah yang hanya kita hadapi, tapi juga mahasiswa lain di perguruan tinggi dan sekolah, ”ujarnya.
Mohd Azmi mengatakan bahwa masalah jangkauan Internet dan telekomunikasi bukanlah hal baru, dan mereka yang berada di lima desa terdekat juga menghadapi kesulitan serupa.
“Faktanya, beberapa anak muda bahkan telah membangun rumah pohon untuk mendapatkan cakupan yang lebih baik,” ujarnya. (sal/tribun-medan.com)
Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com