Berita Heboh

Para Dokter ini Jual Organ Tubuh Korban Kecelakaan, Mereka Mengambil Hati dan Ginjal

Para korban akan diusir dari rumah sakit pada tengah malam dan dimasukkan ke dalam mobil van yang dibuat agar terlihat seperti ambulans.

Editor: Indry Panigoro
Istimewa
Kecelakaan tunggal, truk tabrak tempok dan masuk ke sungai, Kamis (26/11/2020) pagi di jalan umum Desa Jatimulyo, Kauman, Girimulyo, Yogyakarta. (ilustrasi kecelakaan) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Para korban akan diusir dari rumah sakit pada tengah malam dan dimasukkan ke dalam mobil van yang dibuat agar terlihat seperti ambulans.

Dokter akan mengambil organ yang kemudian akan dijual kepada individu atau rumah sakit lain yang dihubungi secara rahasia oleh jaringan perdagangan manusia.

Mereka akhirnya ditemukan ketika putra salah satu korban kecelakaan menjadi curiga.

Praktik mengerikan para dokter baru-baru ini terbongkar.

Perbuatan tak manusiawi para dokter diungkap satu keluarga korban kecelakaan.

Ya, para dokter itu terungkap menjual organ korban kecelakaan.

Baca juga: Kecelakaan Maut Pukul 03.00 WIB, Libatkan 3 Kendaraan, 8 Orang Tewas, 3 Luka Berat & 1 Luka Ringan

Melansir dari TribunnewsWiki ( grup bangkapos.com ), sebanyak enam orang, termasuk sejumlah dokter, telah ditahan setelah diketahui mengambil organ korban kecelakaan secara ilegal.

Mereka menipu keluarga korban dengan cara keluarga menandatangani formulir sumbangan organ yang sah namun tidak diberitahu terlebih dulu.

Media lokal melaporkan bahwa mereka termasuk di antara enam orang yang dipenjara karena mengambil organ dari korban kecelakaan setelah menipu keluarga almarhum agar mengira mereka melakukan sumbangan organ resmi.

Antara 2017 dan 2018 mereka mengambil hati dan ginjal dari 11 orang di sebuah rumah sakit di provinsi Anhui, di timur negara yang luas itu, dikutip Daily Star, Sabtu (28/11/2020).

China sedang berjuang melawan kekurangan organ yang sangat besar dan telah berjuang untuk memenuhi permintaan melalui sumbangan publik.

Menurut laporan lokal, jaringan perdagangan manusia termasuk empat dokter tingkat tinggi, beberapa di antaranya bekerja di bagian pengadaan organ di rumah sakit.

Mereka dilaporkan menargetkan korban kecelakaan mobil atau pasien yang menderita pendarahan otak di Rumah Sakit Rakyat Kabupaten Huaiyuan di Anhui.

Kepala unit perawatan intensif, Yang Suxun, akan mendekati anggota keluarga pasien dan menanyakan apakah mereka setuju untuk menyumbangkan organ orang yang mereka cintai.

Halaman
1234
Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved