Berita Heboh
Jadi Saksi Pemukulan Mahasiswa saat Unjuk Rasa Tolak UU Omnibus Law, Ketua HMI Ini Dipanggil Propam
Menurut mahasiswa tidak masuk akal jika pelaku tidak dapat diketahui padahal pelaku tampak didalam video dan foto.
TRIBUNMANADO.CO.ID, JENEPONTO - Pihak Propam Polres Jeneponto memanggil Ketua Himpunan
Mahasiswa Islam (HMI) cabang Jeneponto Amrullah Serang.
Ia dipanggil untuk untuk diambil keterangannya karena menjadi saksi pemukulan mahasiswa
yang dilakukan oleh oknum polisi terhadap mahasiswa saat unjuk rasa penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja.
BERITA TERPOPULER :
Baca juga: Kecelakaan Maut Pukul 15.30 WIB, Wanita Tewas di Tempat, Motor Mariani Dihantam Mobil yang Melaju
Baca juga: Ditolak Masuk Rumah Duka, Mantan Kekasih Maradona Menangis: Akulah Wanita yang Diminta Diego
Baca juga: Cinta Bersemi di Pasar, Pria 29 Tahun Nekat Sunting Nenek Berusia 76 Tahun, Kami Duda dan Janda
TONTON JUGA :
Peristiwa pemukulan itu terjadi di depan gedung DPRD Jeneponto kurang lebih dua bulan lalu.
Amrullah Serang mengatakan ia dipanggil karena terkait insiden pembubaran paksa aksi
disertai pemukulan yang mengakibat empat orang korban luka harus dirawat di RSUD Latopas.
"Jadi terkait panggilan di Propam tadi adalah memberikan keterangan sebagai saksi terkait tindakan
represif oknum aparat kepolisian yang terjadi saat aksi unjuk rasa menolak omnibus law di depan
gedung DPRD Jeneponto pada taggal 12 Oktober 2020 lalu," ujarnya, Jumat (27/11/2020).
Lanjutnya, ia pun menyampaikan terkait apa yang dilihat dan terjadi waktu itu sesuai video dan
foto yang beredar dan empat orang mahasiswa menjadi korban luka menjadi bukti bahwa
tindakan kekerasan kepolisian memang ada.
"Saya menyampaikan bahwa memang pada saat itu beberapa oknum polisi telah melakukan
tindakan kekerasan namun tidak dapat diketahui identitas pelaku karena memakai masker
dan switer tutup kepala," tambahnya.
Sejumlah mahasiswa-pun berharap kepada pihak penegak hukum agar dapat memproses
secara profesional walaupun pelaku tersebut dari kalangan oknum polisi sendiri.
Menurut mahasiswa tidak masuk akal jika pelaku tidak dapat diketahui padahal pelaku
tampak didalam video dan foto yang diserahkan ke Propam untuk di jadikan bukti.
"Tentu kami punya harapan besar agar pihak kepolisian lebih serius dalam menangani
kasus ini, tidak mungkin polisi tidak dapat mengungkap oknum yang melakukan pemukulan
karena sudah diberikan bukti dan keterangan oleh saksi dan korban, itu saja pencuri tidak
ada yang melihat na bisa didapat apalagi ini, ada bukti jadi tidak masuk akal memang," tutupunya.
(tribun-timur.com/Muh Rakib)
BERITA PILIHAN EDITOR :
Baca juga: Kisah Wanita Tipu Suami dan Menyesali Perbuatannya Berselingkuh dengan Bos Demi Naik Jabatan
Baca juga: Perubahan Penampilan Lesty Kejora Disorot Dokter Kecantikan: Kamu Kalau Gemuk Larinya ke Pipi
Baca juga: Teroris Asal Malaysia, Otak Dibalik Bom di Indonesia, Ditangkap Densus 88, Ternyata Murid Dr Azahari
TONTON JUGA :
Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Ketua HMI Cabang Jeneponto Hadiri Panggilan Propam, Ini Harapannya Terhadap Polisi
Penulis: Muh Rakib
Editor: Suryana Anas