Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sulawesi Utara

Hadapi Perubahan Cuaca Ekstrem, Kazona Bakamla ZMTh Inspeksi ke SPKKL Kupang

Hal ini dilakukan untuk menghadapi kondisi perubahan cuaca ekstrem dengan mempersiapkan personel serta sarana dan prasarana pendukungnya.

Istimewa/Dokumentasi Humas Bakamla ZMTh
Kepala Kantor Badan Keamanan Laut (Bakamla) Zona Maritim Tengah (ZMTh) Laksma Bakamla Leonidas Braksan menginspeksi Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kepala Kantor Badan Keamanan Laut (Bakamla) Zona Maritim Tengah (ZMTh) Laksma Bakamla Leonidas Braksan menginspeksi Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal ini dilakukan untuk menghadapi kondisi perubahan cuaca ekstrem dengan mempersiapkan personel serta sarana dan prasarana pendukungnya.

Inspeksi juga dihadiri Kepala Bidang Operasi (Kabidops) Bakamla ZMTh Kolonel Bakamla Ahmad Muharam guna melihat kediapan personel serta mengecek kesiapan alat peringatan dini yang ada di setiap stasiun pemantau.

Baca juga: Pengganti Edhy Prabowo, Jika Fadli Zon Jadi Menteri, Pengamat: Tak Kebayang Setiap Hari Puji Jokowi

Baca juga: 4 Zodiak Ini Dikenal Paling Serakah, Mereka Ada yang Suka Memanfaatkan Orang Lain, Zodiakmu?

Baca juga: Manfaat Daun Pisang bagi Kesehatan yang Belum Banyak Diketahui dan Cara Buat Ramuan Daun Pisang

Kepala Kantor Badan Keamanan Laut (Bakamla) Zona Maritim Tengah (ZMTh) Laksma Bakamla Leonidas Braksan menginspeksi Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kepala Kantor Badan Keamanan Laut (Bakamla) Zona Maritim Tengah (ZMTh) Laksma Bakamla Leonidas Braksan menginspeksi Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Istimewa/Dokumentasi Humas Bakamla ZMTh.)

"Personel SPKKL Kupang untuk tetap siaga dalam menghadapi cuaca ekstrem dan hal itu dikarenakan saat ini sudah memasuki musim hujan yang disertai dengan angin kencang.

Persiapkan personel dan sarana pendukung lainnya," ujar Leonidas, Jumat (27/11/2020).

Kepala SPKKL Kupang Kapten Bakamla Yeanry M. Olang dalam inspeksi tersebut mengatakan perlengkapan radar, AIS (Automatic Identification System), Radio GMDSS (Global Maritime Distress Safety System) dan Longe Range Surveilance Camera serta sarana pendukung alat apung yaitu satu unit kapal patroli Catamaran 502, serta seluruh personel berada dalam kondisi siap bertugas.

Pada beberapa bulan terakhir sejumlah peristiwa seperti kecelakaan laut, evakuasi ABK kapal yang mengalami mesin mati yang diakibatkan kondisi cuaca yanh tidak menentu dan gelombang laut yang bisa mencapai tiga sampai lima meter dapat terpantau dan diatasi dengan baik.

Leonidas pun meminta agar seluruh Kepala SPKKL di wilayah ZMTh yang membentang dari perairan Talaud, Sulut hingga perairan Selatan Kupang, NTT agar terus menjalin komunikasi serta berkoordinasi yang baik dengan banyak pihak.

(*)

Baca juga: Rakyat Suka Fadli Zon Jadi Oposan Pemerintah, Prabowo Jangan Usul Fadli Menteri, Gerindra Jeblok

Baca juga: Sosok Ketua Umum MUI KH Miftachul Akhyar, Ulama Kharismatik Jawa Timur

Baca juga: Olly Dondokambey Cabut 51 IUP tak Jelas Agar Pertambangan Dinikmati Rakyat

TONTON JUGA:

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved