Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan

Kecelakaan Maut, Sarah Tewas di Tempat, Tertabrak Motor dengan Kecepatan Tinggi saat Mau Menyebrang

Terjadi kecelakaan di Jalan Raya Serang KM 28,5, Kecamatan Balaraja. Perisitwa tersebut melibatkan sepeda motor dan pejalan kaki.

Editor: Glendi Manengal
Foto Ilustrasi/http://patroli.co
Ilustrasi Kecelakaan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan di Jalan Raya Serang KM 28,5, Kecamatan Balaraja.

Perisitwa tersebut melibatkan sepeda motor dan pejalan kaki yang terjadi pada Rabu (25/11/2020).

Akibat kecelakaan tersebut penjalan kaki yang adalah ibu rumah tangga tewas.

Baca juga: HEBOH! Polisi Tangkap Dua Artis Berinisial AS dan TS di Sebuah Hotel Terlibat Prostitusi Online

Baca juga: Jika Anda Ingin Gas Elpiji mu Lebih Hemat Hingga Tahan Berbulan-bulan, Coba Lakukan 7 Cara ini

Baca juga: Dihamili Orang Lain, Suami Ngaku Bunuh Pria yang Hamili Istrinya Sudah dapat Ijin Keluarga Korban


foto : ilustrasi kecelakaan. (ist)

Seorang ibu rumah tangga tewas dalam kecelakaan maut di Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang pada Rabu (25/11/2020).

Wanita bernama Sarah, warga Desa Cangkudu, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang itu tewas tertabrak motor saat hendak membeli sarapan pagi untuk keluarganya.

Peristiwa kecelakaan itu tepatnya terjadi di Jalan Raya Serang KM 28,5, Kecamatan Balaraja, sekira pukul 06.15 WIB.

Dari informasi yang didapatkan, saat akan menyebrang jalan, Sarah tidak melihat ada pengendara sepeda motor Honda Beat bernomor polisi A 4341 VAI melaju kencang dari arah Serang.

Kecelakaan maut itu tidak terhindarkan hingga korban yang berstatus ibu rumah tangga itu menghembuskan napas terakhirnya di lokasi kejadian.

Saat dikonfirmasi, Kanit Lalu Lintas Polsek Balaraja Ipda Hariri mengatakan kalau korban sempat mengira jalan lowong.

Tak tahunya, saat bersamaan pengendara motor lewat dalam kecepatan tinggi.

Kemudian, pengendara itu juga tidak sempat menghindar karena jarak kendaraan dengan korban sangat dekat.

"Pengendara ini tidak mampu mengendalikan sepeda motornya atau menghindari kecelakaan itu."

"Jarak yang dekat kecelakaan itu terjadi," terang Hariri.

Ia menyebutkan, korban kehilangan banyak darah dari benturan keras ke aspal.

Hal itu diduga menjadi penyebab utama Sarah tewas seketika.

"Korban tidak bisa diselamatkan karena mengalami banyak pendarahan di kepalanya," sambung Hariri.

Kini korban sudah ditangani keluarganya untuk proses pemakaman.

Sementara, pengendara yang menabrak masih dirawat di Rumah Sakit setempat lantaran menderita luka-luka.

"Pengendara ini berboncengan suami istri. Mereka juga mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut," sebut Hariri

"Kasus ini sudah kami serahkan ke Unit Laka Lantas Polresta Tangerang untuk diperiksa lebih lanjut," imbuh dia.

Kecelakaan Beruntun di Hari yang Sama

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut juga terjadi di Kecamatan Balaraja pada hari yang sama.

Kali ini, kecelakaan berujung maut menimpa seorang buruh di Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang pada petang hari.

Korban bernama Sanian diketahu merupakan seorang ibu yang bekerja di pabrik benang.

Sanian tewas seketika dalam peristiwa kecelakaan yang dialaminya.

Warga setempat, Junaidi mengatakan, korban menabrak sebuah kendaraan VIAR roda tiga dari arah belakang.

Korban kala itu sedang dalam kecepatan tinggi dan menabrak secara keras sampai terpental ke sisi kanan jalan.

Nahas, dari arah bersamaan itu juga sebuah truk melaju datang hingga menghantam tubuh korban.

"Saya lagi duduk di warung kopi dekat sini, kaget mendengar benturan suara keras saat sepertinya nabrak motor roda tiga itu."

"Tapi saat saya menengok korban sudah di kolong truk," kata Junaidi melalui pesan singkat.

Melihat kejadian itu, pria yang akrab disapa Jun itu bersama warga lainnya berlari untuk menolong korban.

Ia juga langsung melaporkan perisitiwa itu ke Polsek Balaraja.


foto : ilustrasi kecelakaan. (ist)

"Kaki kanan korban remuk karena terlindas mobil truk."

"Tidak lama polisi untungnya cepat datang langsung evakuasi korban, karena kita tidak berani," ujar Jun.

Sementara, anggota unit lantas Polsek Balaraja Bripka Slamet menuturkan, korban masih berpakaian seragam kerja saat dilakukan evakuasi.

"Korban tidak bisa diselamatkan, meninggal di lokasi."

"Dia masih berpakaian seragam kerja di salah satu pabrik sepertinya hendak menuju pulang," ungkap dia.

Slamet menyatakan, korban sudah dilarikan ke Rumah Sakit Balaraja untuk menunggu jenazahnya dijemput keluarganya.

Baca juga: Baru Keluar dari Minimarket, Pejalan Kaki di Malang Tewas Tertabrak 2 Mobil

Dia melanjutkan, pihaknya juga sudah menggali keterangan para saksi mata dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Kami masih memeriksa saksi-saksi termasuk sopir truk dan pengendara sepeda motor roda tiga," tandasnya.

(Tribunjakarta.com/Ega Alfreda)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Hendak Beli Nasi Uduk, Ibu Rumah Tangga di Kabupaten Tangerang Tewas Diseruduk Motor, https://jakarta.tribunnews.com/2020/11/25/hendak-beli-nasi-uduk-ibu-rumah-tangga-di-kabupaten-tangerang-tewas-diseruduk-motor?page=all.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved