Hari Guru Nasional
Sosok Tino Sidin, Pria Bertopi di Tampilan Google Doodle Hari Guru Nasional, Bukan Orang Sembarangan
Ada yang berbeda saat Anda membuka Google hari ini, tampak sosok pria bertopi khas pelukis, ia adalah Tino Sidin.
Museum Tino Sidin
“Kalau ada Taman Ismail Marzuki, maka saya bikin Taman Tino Sidin” letup Pak Tino mengungkapkan hasrat besarnya untuk menaungi sanggar-sanggar yang beliau asuh di Jakarta pada tahun 1980-an.
Taman adalah kata yang dipilih Pak Tino sendiri, karena taman adalah tempat yang menyenangkan bagi siapa saja, tempat yang menyegarkan, tempat berkreasi sekaligus rekreasi.
Begitu pula dengan Taman Tino Sidin adalah tempat mekar dan berseminya kreativitas khususnya anak-anak.
Dikutip dari TribunnewsWiki, Museum Seni Taman Tino Sidin diresmikan pada Kamis (14/12/2017).
Peresmian tersebut dilakukan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.
Pada peresmian museum yang berlokasi di Yogyakarta itu, Muhadjir menyanyi Dinda Bestari dengan diiringi grup keroncong Wani Ngalah.
Bangunannya Museum Seni Taman Tino Sidin sendiri, dibuat dengan konsep rumah.
Saat ini museum tersebut terdapat 115 sketsa hitam putih dan 35 sketsa cat dan spidol.
Museum ini menyajikan seluruh aspek kehidupan Pak Tino bahkan yang belum banyak diketahui khalayak.
Taman Tino Sidin juga memiliki koleksi foto-foto, kliping media massa, surat-surat pribadi, testimoni para sahabat dan murid beliau, selebaran peristiwa, sertifikat maupun penghargaan yang pernah diterima Pak Tino Sidin.
Taman ini juga menyimpan memorabilia Pak Tino, mulai dari koleksi baretnya yang terkenal, kacamata, penghargaan, cat dan kuas yang pernah beliau gunakan.
Karya Tino Sidin
Komik dewasa:
- Harimau Gadungan