Pilkada Manado

AA-RS Beber Konsep Piramida Terbalik, Wali Kota Merupakan Pelayan Masyarakat

Andrei Angouw-Richard Sualang berkomitmen untuk menjadi pelayan masyarakat, ketika diberi kesempatan untuk memimpin Kota Manado ke depan

Penulis: Ryo_Noor | Editor: David_Kusuma
Istimewa
AA-RS Beber Konsep Piramida Terbalik 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pasangan calon (paslon), Andrei Angouw-Richard Sualang berkomitmen untuk menjadi pelayan masyarakat, ketika diberi kesempatan untuk memimpin Kota Manado ke depan.

Hal tersebut dikatakan keduanya saat debat publik terakhir yang diselenggarakan KPU Manado, di Hotel Aryaduta Manado, Selasa (24/11) malam.

AA-RS yang tampil mengenakan setelan kemeja putih memberikan konsep pelayanan publik dengan memakai metode Piramida Terbalik (Bottom Up).

"Wali kota paling bawah melayani jajarannya dan kemudian melayani masyarakat, dalam piramida terbalik adalah yang paling atas, sebagai tujuan pelayanan dari pemerintah. Wali kota harus menjadi contoh yang baik karena kepemimpinan adalah teladan," ungkap Andrei Angouw.

Baca juga: Fraksi Nyiur Melambai Apresiasi Kinerja Pjs Gubernur Agus Fatoni

Baca juga: APBD Sulut 2021 Rp 4,07 Triliun, DPRD Ketuk Palu Pengesahan

Baca juga: HJP: Berpasangan Dengan MOR Adalah Kebanggaan Tersendiri, Hari Ini Semangat Lebih Baru Lagi

Terkait pembuatan KTP, AA-RS berpendapat bahwa sinergitas dengan pemerintah provinsi dan pusat adalah solusi percepatan pembuatan KTP.

"Pembuatannya harus di kantor kantor pemerintah, bukan di rumah," kritik AA-RS.

Selain itu terkait masalah sampah, menurut AA-RS pengaturannya harus profesional.

"Utamakan kesejahteraan petugas sampah dengan membayar tepat waktu dengan standart UMP karena mereka adalah garda terdepan kebersihan," ungkap AA.

Baca juga: Minta Bayinya Isap Ganja Sambil Direkam, Ibu Ini Jadi Buronan Setelah Videonya Viral

Begitupun terkait air bersih menurut mantan Ketua DPRD Sulut ini harus dinikmati masyarakat dan pasar harus ditata secara profesional serta pelayanan kesehatan di Puskesmas harus menjadi pelayanan dengan fasilitas Primer sehingga ada jaminan kesehatan bagi masyarakat kota Manado.

"Rp 78 Miliar pajak penerangan yang dibayar warga Kota Manado harus menjadikan kota Manado terang sehingga penerangan jalan bagi masyarakat menjadi salah satu program prioritas kami Andrei Richard," tuturnya.

AA menambahkan untuk birokrasi pemerintahan, pihaknya akan menempatkan sumberdaya sesuai dengan keahlian jabatan sehingga dapat melayani masyarakat yang berada di posisi puncak sebagaimana konsep terbalik yang akan kami lakukan.

Sedangkan mengenai pendidikan, menurut Andrei Angouw itu merupakan investasi bangsa untuk kelanjutan pembangunan.

Baca juga: BREAKING NEWS : AHY Tiba di Manado, Sebelum Media Gathering Semua yang Hadir Dirapid Test

"Situasi pandemi ini, kita harus menyesuaikan dengan pemerintah provinsi dan pusat. Guru harus mendapat kesejahteraan yang sesuai pengabdiannya. Guru THL harus UMP dan tepat waktu pembayaran gajinya.

Kesejahteraan Guru adalah penting dan kita tetap mendukung pengunaan teknologi terkait pembelajaran di masa pandemi bagi seluruh pelajar," tegas mantan ketua DPRD Sulut ini lugas.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved