Torang Kanal
Ditengah Pandemi Covid-19, IAIN Manado Gelar Wisuda Drive Thru, Cewek Cantik ini Ambil Sisi Positif
Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Manado baru-baru ini menggelar wisuda secara drive thru agar tidak terjadi kerumunan.
Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Indry Panigoro
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Proses wisuda di tahun 2020 ini ada yang berbeda.
Hal itu akibat penyebaran Covid-19 yang melanda hampir seluruh dunia termasuk Indonesia tak terkecuali Manado, Sulawesi Utara ( Sulut ).
Seperti terpantau di salah satu Universitas di Manado.
Wisuda digelar dengar mengikuti protokol kesehatan.
Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Manado baru-baru ini menggelar wisuda secara drive thru agar tidak terjadi kerumunan.
Satu wisudawan bernama lengkap Intan Rian Dani yang mengaku sedikit menyesal karena wisuda ditengah pandemi sehingga tidak seperti yang sebelum-sebelumnya.

"Perasaannya ketika di wisuda secara drive thru sedikit menyesal kenapa harus drive thru, tidak seperti lulusan-lulusan sebelumnya," ucap Manado, 5 Juni 1998, Selasa (24/11/2020).
Tetapi bagi wanita yang hobi belajar dan nonton katakan ketika diambil sisi positifnya saja tahap pertama wisuda hanya secara online, jadi bolehlah sekarang lebih bagus walaupun bisa dikata semi offline.
"Tetapi alhamdullilah bisa terpilih dan menjadi perwakilan dan bisa duduk saat wisuta walaupun hanya beberapa orang," tambah wanita bercita-cita menjadi pegawai bank.
Wisuda kali ini ditengah pandemi tanggapan anak pertama dari dua bersaudara, memang ingin membuat yang terbaik tapi bagaimana, karena ditengah pandemi jadi harus mengikuti sesuai aturan.
"Sebagai mahasiswa kita harus menganggap semua ini demi kebaikan kita semua, jangan sampai berdampak yang tidak baik di kampus," ungkap anak dari ayah Sigit Suprapto dan ibu Murjiati.
Baca juga: IAIN Gelar Wisuda Drive Thru, Calon Wisudawan Tunggu di Mobil, Dipanggil secara Bergantian
Perempuan pemilik akun Instagram @intanriandani harapkan kedepan, semua orang ingin lanjut kuliah tetapi rencananya akan bekerja dulu supaya bisa mengumpul dana untuk kuliah lebih lanjut agar tidak lagi membebankan orangtua.
Wanita lulusan terakhir Fakultas Ekonomi, IAIN sedikit sharing mengenai target pencapaiannya, memang untuk tahun ini Intan bikin goals 2020, diantaranya dari Seminar proposal, ujian komprehensif, penelitian, sidang munaqasyah sampai wisudah.
"Untuk setiap target itu diberi target deadline tanggal pencapaian. Sehingga keliatan progress dan usaha yang harus dilakukan untuk mencapai target. Alhamdulillah dari semua goals itu, tidak ada yang tidak tercapai. Tentunya sebelum menulis goals yang mau dicapai, sematkan sedikit dengan doa kepada Allah agar semoga meridhoi setiap target yang hendak dicapai," tutup perempuan peraih lulusan terbaik di IAIN.
Diketahui, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado baru saja menggelar acara Wisuda
Program Sarjana dan Pascasarjana Periode II Tahun 2020 di Kampus IAIN Manado, Senin (23/11/2020).
Wisuda kali ini dilakukan secara drive-thru untuk menghindari kerumunan orang terkait protokol kesehatan Covid-19.
Para calon wisudawan tetap berada di dalam mobil, hingga namanya dipanggil satu per satu mengikuti prosesi wisuda.
Nampak hadir dalam acara wisuda ini Wakil Menteri Agama RI Zainut Tauhid, Sekprov Sulut, Edwin Silangen, Perwakilan Forkopimda Sulut, Rektor IAIN Manado Delmus Puneri Salim dan civitas akademika IAIN Manado.
Baca juga: Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19, Wisuda IAIN Manado Dilakukan Secara Drive Thru
Silangen, menyampaikan atas nama Pemprov Sulut serta selaku pribadi dan keluarga, mengucapkan selamat dan sukses kepada wisudawan dan wisudawati beserta keluarga.
"Kiranya dengan pencapaian yang diraih hari ini, saudara-saudari, wisudawan dan wisudawati, ke depan akan terus terpacu untuk mengembangkan kapasitas dan kualitas diri, guna menjadi sdm-sdm unggul, yang nantinya dapat memberikan sumbangsih dan turut serta dalam membangun bangsa dan daerah," katanya.
Silangen berharap agar segenap civitas akademika IAIN Manado terus konsisten menerapkan proses pembelajaran yang berkualitas, sehingga terus mampu menjadi sarana pengembang kompetensi generasi bangsa di daerah.
Terkait masa pandemi Covid-19 yang belum berakhir, ia mengimbau pembelajaran di lingkungan IAIN Manado tetap mengutamakan aspek kesehatan dan keselamatan bagi peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan dan semua warga satuan pendidikan.
Silangen optimis lewat sinergitas, tekad, sikap dan komitmen, IAIN Manado dapat terus mendukung arah pembangunan pemerintah pusat, khususnya dalam membangun dan menambah kuantitas SDM unggul, demi kontribusi yang besar bagi terwujudnya Indonesia maju.
“Saya mengajak civitas akademika IAIN Manado, saudara-saudara, serta para wisudawan dan wisudawati untuk terus menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah dalam melanjutkan pembangunan sinergitas kita sangat dibutuhkan dalam pembangunan daerah, terlebih sekarang ini kita semua diperhadapkan dengan pandemi Covid-19, yang mengharuskan kita saling mendukung dalam penanganannya, dan selalu bersandar pada kesadaran bahwa Torang Samua Ciptaan Tuhan,” ajaknya.
“Kiranya kita semua akan senantiasa bersinergi dalam kemajuan bangsa dan daerah, serta senantiasa patuh terhadap protokol kesehatan, bahkan menjadi pelopor di tengah masyarakat dalam melakukan 4M, yakni Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, dan Menjauhi kerumunan.
Mari sama-sama menangani, agar kita cepat pulih dari pandemi covid-19, sehingga kita dapat menjalankan aktivitas tanpa dihantui covid-19, untuk melanjutkan pembangunan di daerah menuju kemajuan dan kesejahteraan,” lanjutnya.

Wakil Menteri Agama RI Zainut Tauhid dalam sambutannya menyampaikan atas nama pribadi dan selaku Wamenag RI mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati sarjana dan pasca sarjana di lingkungan IAIN Manado.
“Saya yakin para orang tua wali dan keluarga semuanya turut berbahagia pada hari ini. Saya berharap semoga ilmu pengetahuan dan pengalaman yang saudara peroleh selama menimba ilmu pengetahuan di IAIN Manado dapat diamalkan,dikembangkan dan diteruskan manfaatnya untuk masyarakat luas, sehingga masyarakat dan kita semua benar-benar mendapatkan keberkahan dari ilmu yang saudara-saudari amalkan,” katanya.
Wamenag menuturkan bahwa integrasi ilmu dan akhlak adalah merupakan solusi bagi
manusia kini untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks di era revolusi industri 4.0.
“Dalam hemat saya sebagai institusi pendidikan tinggi yang lahir dari sebuah kesadaran para ulama, tokoh agama akan pentingnya sinergi antara akal dan budi, sains dan teknologi, iman dan amal adalah merupakan satu keniscayaan untuk mengantarkan harkat masyarakat harkat manusia yang ditinggikan derajatnya,” katanya.
Tauhid berharap IAIN Manado sebagai perguruan tinggi agama Islam diharapkan menjadi
katalisator sekaligus dinamisator yang mampu mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya untuk memiliki pemahaman yang adil dan seimbang demi merawat keharmonisan masyarakat
dan relasi harmonis antara agama dan negara dalam konteks keindonesiaan.
“Pemahaman keagamaan yang adil dan seimbang seharusnya lebih mudah hadir pada mereka
yang pernah berada dalam atmosfer lingkungan akademis yang mengutamakan dialog inklusif terukur dalam menghadapi perbedaan,” ungkapnya.
“Perguruan tinggi agama Islam mestinya mampu merawat nilai-nilai yang merupakan hakekat agama dan ilmu pengetahuan yaitu nilai-nilai yang sesungguhnya untuk kemanusiaan
dan untuk menjawab permasalahan kemanusiaan,” kata dia.
Catatan Redaksi:
Bersama-kita lawan virus corona.
Tribunmanado.co.id (Tribunnetwork) mengajak seluruh pembaca untuk selalu
menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak). (Fis/Ryo)