Senin, 13 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pencegahan Covid

Ternyata Ini Perbedaan Flu Biasa & Covid-19, Punya Gejala yang Mirip?

Banyak orang juga yang menggangkap remeh gejala COVID-19 sebagai flu biasa dan tidak melakukan penanganan yang serius.

Editor:
(SHUTTERSTOCK/Blue Planet Studio)
Ilustrasi ilmuwan mempelajari infeksi Covid-19 yang disebabkan virus SARS-CoV-2, jenis virus corona baru yang menyebabkan pandemi global. Ilmuwan Inggris akan menginfeksi orang sehat dengan virus corona untuk mempelajari infeksi Covid-19. 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Virus corona atau Covid-19 masih terus menyebar ke belahan dunia.

Bahkan, hingga saat ini belum ada tanda-tanda yang menunjukkan kapan virus yang menjadi pandemi ini berakhir.

Tak hanya itu, diketahui ada beberapa mutasi bahkan terjadi sehingga penyebaran terus meluas saat ini.

Perbedaan flu biasa dan COVID-19 yang tipis juga membuat orang semakin was-was.

Belakangan mulai muncul kabar baik mengenai keberhasilan uji coba vaksin COVID-19 yang tingkat keberhasilannya mencapai 95%.

Meskipun begitu, kita masih harus menunggu apakah vaksin tersebut bisa benar-benar aman digunakan.

Mengingat penyebaran virus corona (SARS-CoV-2) yang masih belum terkendali, rasanya penting untuk mengetahui perbedaan flu biasa dan COVID-19 agar upaya pencegahan bisa lebih cepat dilakukan.

Secara umum, baik flu biasa maupun COVID-19 memiliki gejala yang cukup mirip.

Ilustrasi flu.
Ilustrasi flu. (Freepik.com)

Mulai dari sakit tenggorokan, demam, batuk, sesak napas, sakit kepala, hingga merasa kelelahan.

Gejala COVID-19 yang mirip dengan flu biasa tersebut membuat penyakit ini sering terlambat diatasi. Akibatnya, penularan cepat meluas hingga menimbulkan kematian.

Banyak orang juga yang menggangkap remeh gejala COVID-19 sebagai flu biasa dan tidak melakukan penanganan yang serius.

Maka dari itu, perlu diperhatikan dengan seksama mengenai perbedaan flu biasa dan COVID-19.

Perbedaan flu biasa dan COVID-19

Perbedaan flu biasa dan COVID-19 yang paling utama adalah, orang dengan flu akan merasakan gejala atau sakit di beberapa bagian pada minggu pertama.

Sementara penderita COVID-19 baru akan merasa sakit di minggu kedua atau bahkan ketiga.

Orang yang terserang COVID-19 juga akan merasakan sakit atau gejala yang lebih lama daripada orang yang terserang flu biasa.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved