Breaking News:

Penanganan Covid

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Menhub Ajak Generasi Muda Berinovasi di Tengah Pandemi Covid-19

Menhub Budi Karya Sumadi mengajak, para generasi muda untuk menciptakan inovasi untuk pemulihan ekonomi nasional akibat dampak pandemi Covid-19.

dok Kemenhub
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi 

TRIBUNMANADO.CO.ID – Untuk mendukung pemulihan nasional, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengajak generasi muda berinovasi di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Menhub mengajak, para generasi muda untuk menciptakan inovasi untuk pemulihan ekonomi nasional akibat dampak pandemi Covid-19.

Menurutnya, inovator muda harus pandai melihat kesempatan dalam kondisi yang terhimpit ini.

Baca juga: Arti Mimpi Naik Sepeda, Mimpi Naik Sepeda Berboncengan Pertanda Pemimpin dan Rezeki, Simak Tafsirnya

Baca juga: Ramalan Zodiak Minggu 22 November 2020, Cancer Semangat Sangat Tinggi, Libra Penuh Kegembiraan

Baca juga: 5 Zodiak Ini Dikenal Cerdas Sejak Lahir, Mereka Memiliki Keunggulan, Zodiakmu Termasuk?

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ((Kompas.com/Rakhmat Nur Hakim))

Kondisi ini sebetulnya dapat menjadi peluang, bagi perusahaan startup untuk menawarkan dan mengembangkan usaha sebagai solusi di tengah pandemi ini.

"Jumlah penduduk yang banyak serta jaringan internet yang mumpuni dan banyaknya generasi usia milenial, menjadikan Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk berkembangnya bisnis digital," ujar Budi karya dalam keterangannya, Sabtu (21/11/2020).

Ia juga menjelaskan, potensi ini juga didukung berkembangnya e-commerce dan perkembangan ekonomi digital yang sudah sangat maju.

"Pandemi ini, memaksa orang untuk tetap beraktivitas di rumah akan membuat perusahaan digital meroket," ujar Budi Karya.

Terlebih lagi, lanjut Budi Karya, saat ini pemerintah melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) telah memberikan stimulus dan insentif untuk sektor usaha.

"Pemerintah telah mengalokasikan biaya penanganan Covid-19 sebesar Rp 695,2 Triliun dalam APBN untuk membiayai Kesehatan, Perlindungan Sosial, Insentif Usaha, UMKM, Pembiayaan Korporasi serta Sektoral dan Pemda," kata Budi Karya.

Menurut Budi Karya, PEN adalah suatu bukti bahwa pemerintah banyak memberikan suatu subsidi bagi masyarakat yang membutuhkan.

Halaman
12
Editor: Dewangga Ardhiananta
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved