Hari Anak Sedunia
Hasil Survei KPAI Selama Pandemi, Kekerasan Fisik dan Psikis Terhadap Anak Terbilang Tinggi
Kasus kekerasan pada anak pada periode 1 Januari hingga 31 Juli 2020, yang juga terjadi pada saat pandemi Covid-19 terbilang tinggi.
Susanto menuturkan, ada beberapa hal yang mendasari pengasuh melakukan kekerasan, salah satunya yakni tidak memiliki kemampuan yang cukup dari segi pendidikan.
Ia menilai, banyak pengasuh belum memiliki kesiapan mental untuk mendidik anak-anak.
Hal tersebut, menjadi alasan yang menjadikan pengasuh menjadi mudah marah dan melakukan tindakan kekerasan.
Baca juga: 3 Warga Oku Tewas Tersambar Petir, Berawal dari Ngecas HP saat Hujan Deras, Begini Kronologinya!
Adapun survei nasional KPAI dilakukan di 34 provinsi dengan jumlah sampel 25.164 responden anak.
Metode penarikan sampel dilakukan secara online. Responden diminta mengisi kuesioner yang disebar melalui media sosial.
Sedangkan quality control dilakukan dengan uji coba kuesioner dengan melakukan pre-test, terutama untuk melihat reliabilitas pertanyaan-pertanyaan kuesioner.
Kendati demikian, Susanto mengatakan survei nasional KPAI tersebut tidak bisa digeneralisasi, namun dapat dijadikan refleksi untuk melindungi anak Indonesia dari tindak kekerasan.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Hasil Survei KPAI soal Kekerasan Fisik dan Psikis terhadap Anak selama Pandemi