Jumat, 8 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Kesehatan

Penyebab Anda Sulit Hentikan Kecanduan Makanan Manis

Sebenarnya, kebiasaan itu bisa menjadi ancaman serius bagi kesehatan. Gula memang sangat dibutuhkan dalam menjalankan fungsi otak.

Tayang:
Editor: Rizali Posumah
(tataks)
Ilustrasi makanan manis 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Banyak orang yang sulit menghentikan kebiasan menyantap makanan manis secara berlebihan.

Sebenarnya, kebiasaan itu bisa menjadi ancaman serius bagi kesehatan.

Gula memang sangat dibutuhkan dalam menjalankan fungsi otak.

Ketika kadar glukosa dalam darah rendah, khususnya bagi penderita hipoglikemia, maka hal itu dapat memicu timbulnya gangguan pada otak.

Misalnya muncul kabut otak ( brain fog), membuat kita sering lupa dan tidak memiliki energi untuk melakukan aktivitas sehari-hari sehingga gampang mengantuk.  

"Saat gula menyentuh lidah kita, ia mengaktifkan indera perasa tertentu yang mengirimkan sinyal ke otak, termasuk korteks serebral."

Begitulah penuturan Nicole Avena, Ph.D asisten profesor ilmu saraf di Mount Sinai School of Medicine, yang menulis buku tentang kecanduan gula.

Kemudian, sinyal tersebut mengaktifkan sistem di dalam otak dan melepaskan zat kimia dopamin, yang membuat kita merasa nyaman.

"Sering kali, ketika kita makan sesuatu yang baru dan enak, dopamin dilepaskan saat kita pertama kali mencicipinya," jelasnya.

Meski begitu, menurut dia, tidak semua makanan dapat melepaskan dopamin. Hanya makanan mengandung gula saja yang bisa.

Ini lebih seperti apa yang terjadi dengan mengonsumsi narkoba.

Alhasil, efek dari pelepasan dopamin ini membuat kita kecanduan. Itulah sebabnya, orang-orang sangat menyukai makanan manis. 

Saat ini, makanan manis sangat mudah didapatkan. Bahkan, makanan seperti saus tomat, saus salad, hingga saus cocolan semuanya mengandung gula.

Ironisnya, setiap kali mengonsumsi makanan manis, kita akan berulang kali mengaktifkan sistem di dalam otak dan dopamin dilepaskan.

Begitu terus sampai kita menginginkan gula lebih banyak lagi agar rasa nyaman itu tetap ada.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved