Doa
Doa Agar Terhindar dari Wabah dan Penyakit Buruk, Lengkap dengan Arab, Latin dan Terjemahan
Allāhumma innī a‘ūdzu bika minal barashi, wal junūni, wal judzāmi, wa sayyi’il asqāmi.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Wabah dan penyakit mematikan merupakan ancaman bagi kehidupan manusia.
Perlu dengan usaha disertai doa untuk menjaga umat manusia dari penyakit yang berbahaya.
Berikut ini doa agar terhindar dari wabah dan penyakit yang berbahaya.
Di situasi seperti ini, selain berusaha menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh, bagi umat Islam disarankan untuk membaca doa Rasulullah SAW agar terhindar dari wabah penyakit.
Baca juga: Doa Pembuka Rezeki dari Segala Penjuru, Lengkap dengan Arab, Latin dan Terjemahan Indonesia
Baca juga: Doa Masuk Rumah dan Keluar Rumah, Lengkap Bahasa Arab, Latin dan Terjemahan Indonesia
Baca juga: Doa Masuk dan Keluar Kamar Mandi, Lengkap dengan Arab, Latin dan Terjemahan Indonesia
Berikut bacaan doa yang pernah diajarkan oleh Rasulullah SAW untuk berlindung dari wabah dan penyakit mengerikan lainnya.
اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ البَرَصِ، والجُنُونِ، والجُذَامِ، وَسَيِّئِ الأسْقَامِ
Allāhumma innī a‘ūdzu bika minal barashi, wal junūni, wal judzāmi, wa sayyi’il asqāmi.
Artinya,
“Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari penyakit lepra, gila, kusta, dan penyakit-penyakit buruk.”
Doa ini diriwayatkan oleh Abu Dawud dengan sanad yang shahih:
وروينا في كتابي أبي داود والنسائي بإسنادين صحيحين عن أنس – رضي الله عنه – : أنَّ النبيَّ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ يقول اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ البَرَصِ ، والجُنُونِ ، والجُذَامِ ، وَسَيِّيءِ الأسْقَامِ. رواه أَبُو داود بإسناد صحيحٍ
Artinya,
“Diriwayatkan kepada kami di kitab Abu Dawud dan An-Nasa’i dengan sanad yang bagus dari Anas–radliyallahu anhu–Nabi Muhammad SAW berdoa, ‘Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari lepra, gila, kusta, dan penyakit-penyakit buruk.’ (HR Abu Dawud dengan sanad sahih.”
Abdul Muhsin Al-Abbad dalam Syarah Abu Dawud menafsirkan kata “sayyi’il asqam” atau penyakit-penyakit buruk dalam hadits ini sebagai ragam penyakit yang membuat buruk rupa dan bahaya pada manusia.
Sedangkan M Syamsul Haqqil Azhim Abadi dalam Kitab Aunul Ma‘bud memahami “sayyi‘il asqam” sebagai wabah penyakit seperti tuberculosis, busung air, dan penyakit lain.
Adapun Abu Abdillah Ar-Rahmani Al-Mubarakfuri dalam Kitab Mir’atul Mafatih Syarh Misykatil Mashabih mengutip pendapat Ibnu Malik yang mengatakan bahwa penyakit buruk itu adalah penyakit di mana orang lain menjaga diri dari pengidapnya, di mana mereka tidak mengambil manfaat dari pasien dan pasien tidak mendapat manfaat dari mereka.
Dengan penyakit itu, pasien atau korban tidak dapat menjalankan kewajiban terhadap Allah dan makhluknya.
Atas penyakit ini, kita disunnahkan untuk berlindung diri.
Syekh Abdur Rauf Al-Munawi dalam At-Taysir syarah Al-Jami’is Shaghir mengatakan, Rasulullah berlindung dari segala penyakit tersebut sebagai bentuk pernyataan kefaqiran kepada Allah atau pengajaran bagi umatnya.
Sedangkan tiga penyakit pertama yang disebut (lepra, gila, dan kusta) adalah termasuk penyakit buruk.
Tetapi ketiganya tetap disebut karena tiga penyakit itu paling dibenci oleh bangsa Arab.
Sebagaimana dikatakan Al-Munawi, doa merupakan bentuk pernyataan kefaqiran kita kepada Allah.
Adapun sebagai upaya pencegahan, masyarakat tetap harus mengikuti petunjuk-petunjuk teknis dari pihak medis dan kebijakan pemerintah dalam beraktivitas sehari-hari saat situasi darurat virus.
Wallau a‘lam.
(Serambinews)
Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul DOA yang Dibaca Rasulullah SAW Agar Terhindar dari Wabah Penyakit
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-bacaan-doa-akhir-tahun-dan-awal-tahun-sambut-tahun-baru-2020-3w74378.jpg)