Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Demi Selamatkan Pasien Covid-19 Saat Kebakaran, Seorang Dokter Rela Terluka, Alami Luka Bakar Serius

Sang dokter membiarkan dirinya mengalami luka parah demi menyelamatkan pasien Covid-19 ke tempat yang aman.

Editor: Ventrico Nonutu
Istimewa
ilustrasi kebakaran 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Aksi heroik yang dilakukan oleh seorang dokter saat kebakaran membuat banyak orang terharu.

Pasalnya dokter tersebut rela dirinya terluka parah demi menyelamatkan pasien Covid-19.

Aksinya tersebut menyebabkan dirinya mengalami luka bakar serius di tubuhnya.

Baca juga: Tewas Berpegangan Tangan, Tubuh Calon Pengantin Hancur Ditabrak, Ibu Korban: Sekarang Berantakan

Baca juga: 7 Artis Indonesia yang Masuk Daftar Wanita Tercantik 2020 di Dunia, Siapa Saja?

Sang dokter ini pun dipuji sebagai seorang pahlawan.

Ia membiarkan dirinya mengalami luka parah demi menyelamatkan pasien Covid-19 ke tempat yang aman.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi di Rumania.

Seorang dokter yang oleh media lokal disebut Catalin Denciu itu mengalami luka bakar tingkat 2 dan 3 pada 40 persen bagian tubuhnya.


(Foto: Ilustrasi kebakaran)

Kini ia tengah menjalani perawatan intensif.

Catalin Denciu dipindahkan dipindahkan ke rumah sakit militer Ratu Astrid Belgia pada Minggu untuk perawatan khusus, seperti yang dilansir dari AFP pada Minggu (15/11/2020).

"Saya mengungkapkan rasa hormat saya kepada dokter heroik yang menunjukkan keberanian dan semangat pengorbanan khusus dalam mencoba menyelamatkan pasien," kata Perdana Menteri Ludovic Orban kepada media lokal, pujian yang digaungkan oleh serikat dokter dan media lokal.

Sepuluh orang yang menderita Covid-19 tewas dalam kebakaran pada Sabtu malam (14/11/2020) di unit perawatan intensif sebuah rumah sakit di kota timur laut Piatra Neamt.

Pasien Covid-19 yang tewas terdiri dari 7 pria dan 3 wanita berusia antara 67 hingga 86 tahun, kata rumah sakit itu.

Sementara, ada 6 orang lainnya yang terluka parah.

Jaksa Agung telah membuka penyelidikan atas tragedi itu, sementara kementerian kesehatan menyatakan kebakaran itu mungkin disebabkan oleh korsleting listrik.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved