Berita di Kotamobagu
Tatong Bara Dampingi KPU, Bawaslu dan Forkopimda Sulut Pantau Simulasi Pilkada di Kotamobagu
Sekretaris Provinsi Sulut Edwin Silangen, Andi Muh Iqbal Arief Kajati Provinsi Sulut, Ketua Bawaslu Herwyn Malonda, dan Kapolda Sulut Irjen Pol Panca
Penulis: Alpen_Martinus | Editor: Aldi Ponge
TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Ketua KPU Sulawesi Utara Ardiles Mewoh pantau pelaksanaan simulasi pemungutan dan penghitungan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara tahun 2020, di Kota Kotamobagu, Kamis (12/11/2020).
Ia didampingi oleh Sekretaris Provinsi Sulut Edwin Silangen, Andi Muh Iqbal Arief Kajati Provinsi Sulut, Ketua Bawaslu Herwyn Malonda, dan Kapolda Sulut Irjen Pol Panca Simanjuntak.
Mereka datang menggunakan helikopter milik Polda Sulut yang mendarat ndi Lapangan Kelurahan Sinindian, kemudian menuju ke lapangan Desa Motoboi Kecil lokasi simulasi.
Mereka disambut oleh Hj Tatong Bara Wali Kota Kotamobagu dan Wakilnya Nayodo Koerniawan, bersama jajaran Pemkot Kotamobagu, serta jajaran KPU Kotamobagu.
Baca juga: Ramalan Shio Jumat 13 November 2020: Shio Naga Perhatikan Cara Anda Mengatakan Sesuatu
Di lokasi, mereka dengan seksama menyaksikan tahap demi tahap simulai proses pemungutan suara.
Terlebih yang menjadi sasaran mereka adalah penerapan protokol kesehatan 3 M.
Saat memantau juga rombongan diperiksa suhu tubuhnya oleh petugas yang mengenakan APD.
Ardiles Mewoh menjelaskan, simulasi dilakukan secara bertahap di 15 Kabupaten dan Kota se Sulawesi Utara.
"Perbedaannya, pemilihan kali ini di masa pandemi Covid 19, kita semua belum punya pengalaman, ini kali pertama kita alami, apalagi masyarakat," ujarnya.
Ua berharap, melalui simulasi tersebut, masyarakat betul-betul tahu bagaimana kondisi hari pemungutan suara nanti.
"Sehingga mereka tidak khawatir datang ke TPS kalau memperhatikan protokol Covid 19 yang cukup ketat yang kita lakukan melalui simulasi ini," jelasnya.
Sejauh pemantauannya, pelaksanaan simulai sudah sangat maksimal, sehingga ia berterimakasih kepada Wali Kota Kotamobagu dan jajaran, KPU Kotamobagu dan jajaran petugas, Bawaslu Kotamobagu, masyarakat, serta seluruh stakeholder yang sudah membantu proses simulasi.
"Prinsipnya kita budayakan terus, makin lama masyarakat makin mengerti bagaimana protokol penanganan dan pencegahan Covid 19, dan kita tetap terapkan 3M, itu wajib," jelasnya.
Baca juga: Tuding Pemerintah Islamophobia, Fadli Zon Minta Tak Adang Habib Rizieq di Megamendung
Nantinya, untuk menghindari kerumunan, KPU Kotamobagu diminta untuk mengatur jam kedatangan pemilih.
Herwyn Malonda Ketua Bawaslu Sulut mengatakan kali ini melakukan pemantauan terhadap proses simulasi pelaksanaan pemungutan suara dan penerapan protokol Kesehatan.