Pilkada 2020
Jika Terpilih Jadi Gubernur dan Wakil Gubernur, CEP-Sehan Akan Akomodir Pejabat dari Nusa Utara
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Christiany Eugenia Paruntu-Sehan Salim Landjar menargetkan kemenangan 60 persen
Penulis: Andrew_Pattymahu | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Christiany Eugenia Paruntu-Sehan Salim Landjar menargetkan kemenangan 60 persen di wilayah Nusa Utara.
Feryando Lamaluta Sekretaris Tim Kampanye dan Penghubung Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut CEP-Sehan, Senin (9/11/2020) mengatakan bila paslon ini menang, maka akan menempatkan pejabat-pejabat asal Kabupaten Kepulauan Talaud, Sangihe dan Sitarao dalam kabinetnya di Pemprov Sulut.
"Mengakomodir pejabat asal Nusa Utara untuk eselon dua sesuai kompetensi," kata Yoyo sapaanya.
Selanjutnya potensi perikanan dan kesehjateraan nelayan akan diperhatikan. CEP-Sehan juga akan berupaya memberdayakan sumber daya manusia di tiga kabupaten yang berada di Nusa Utara.
Baca juga: Bupati Minahasa ROR Menyerahkan 250 Sertifikat Tanah di Kabupaten Minahasa
Baca juga: Penangkapan Pelaku Pengedar Merkuri, Barang Bukti Disimpan Dalam Tanah
Baca juga: Hadiri Kegiatan Safety Riding, Dirlantas Polda Sulut Ungkap ke Depan Miliki Safety Riding Center
Selain itu kata dia Sulut harus bangkit dari keterpurukan. Kualitas pendidikan SMA/SMK, melalui program pengelolaan pendidikan yang profesional dan beretika.
Belum lama ini dalam kampanye dialogis di Kabupaten Kepulauan Sangihe Christiany Eugenia Paruntu memaparkan sejumlah program ibggylan CEP-Sshan. Di antaranya memberikan insentif bagi masyarakat yang bertugas menjaga pasien di rumah sakit.
Program yang dinamakan yang 'JOS' atau jaga orang sakit, menjadi salah satu program unggulan paslon itu. Tetty sapaanya mengatakan bila ada warga yang menjaga anggota keluarganya di rumah sakit, maka per harinya akan mendapat insentif sebesar Rp 100.000.
Baca juga: Tokoh Masyarakat Minsel Minta Polres Tak Pandang Bulu Tindaki Judi Togel
Insentif itu akan diberikan kepada maksimal dua orang yang berjaga dan selama dua minggu.
"Supaya warga yang menjaga tidak ikut sakit dan dana itu bisa digunakan untuk membeli makanan dan lainnya," kata dia.
Kemudian Ketua Golkar Sulut itu mengatakan pelaku UMKM di Kabupaten Kepulauan Sangihe akan mendapat bantuan Rp 3.000.000. Mereka perlu mendapat perhatian apalagi di tengah situasi ekonomi yang serba sulit.
"Jadi bapak dan ibu-ibu yang punya usaha kecil-kecilan seperti warung, pemerintah akan bantu," tambahnya.
Baca juga: Olly-Steven Konsolidasi Pemenangan di Sangihe, Resmikan Rumah Perjungan di Tabukan
Kemudian bagi masyarakat Sulut khususnya ibu-ibu yang khawatir dengan biaya pendidikan anaknya, maka pemerintah pada setiap semester pendidikan akan mengalokasikan dana sebesar Rp 5.000.000 bagi semua siswa dan mahasiswa.
"Program beasiswa sudah berjalan di Kabupaten Minsel. Ke depannya akan juga dilaksanakan di Privinsi Sulut jika CEP-Sehan terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur," katanya.
Selanjutnya guru-guru honorer dan tenaga harian lepas akan mendapat insentif sebesar Rp 1.000.000 per bulannya. "Masih banyak lagi program kami yang sudah disediakan bagi warga Sulut," kata Tetty.
CEP-Sehan untuk mensejaterakan masyarakat Sulut yaitu dengan memberikan suntikan dana Rp 200 juta per desa. 1.507 desa se-Sulut akan ketambahan Rp 200 juta dalam masing-masing APBDes-nya.
Baca juga: Manajemen Imbau Penjemput Rizieq Shihab Tak Menjemput di Dalam Bandara Soekarno Hatta