Kecelakaan Lalu Lintas
Kecelakaan Maut, Tiga Remaja Tewas, Motor Ditabrak Mobil hingga Terlempar Sejauh 10 Meter
Terjadi kecelakaan di Jalan Raya Cikidang-Palabuhanratu. Peristiwa tersebut melibatkan kendaraan sepeda motor dan mobil.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan di Jalan Raya Cikidang-Palabuhanratu.
Peristiwa tersebut melibatkan kendaraan sepeda motor dan mobil.
Akibat kecelakaan tersebut tiga orang remaja tewas.
Baca juga: Kisah Cinta Sehidup Semati, Nenek 84 Tahun Meninggal Pagi, Suaminya Menyusul: Erat Bagai Kepiting
Baca juga: Pria ini Selamat Usai 2 Bulan Koma dan Jalani 6 Kali Operasi, Perawat: Tarik Menarik dengan Malaikat
Baca juga: Sosok Jill Biden, Ibu Negara Presiden Amerika yang Baru, Ini Profil dan Biodata Lengkapnya
foto : Kecelakaan mobil vs motor di Jalan Raya Cikidang-Palabuhanratu, tepatnya di Kampung Pasir, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (7/11/2020) malam. (Istimewa /keluarga korban)
Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) kembali terjadi di Jalan Raya Cikidang-Palabuhanratu, tepatnya di Kampung Pasir, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Informasi dihimpun, laka lantas terjadi pada pukul 20.00 WIB, Jumat (6/11/2020) malam yang mengakibatkan tiga orang remaja tewas di tempat.
Saudara korban, Rendi Guspiandi (23) mengatakan,
saat kejadian korban bernama Dimas Adiasa disuruh orang tuanya untuk membeli makan keluar.
Namun, ada dua orang keponakannya bernama YS dan RAF ingin ikut.
"Dimas itu disuruh sama orang tuanya. Nah, keponakannya pengen ikut, namun dilarang sama orang tua Dimas.
Mereka (dua keponakannya) ikut naik di gang tanpa sepengetahuan.
Kita keluarga dapat info mereka kecelakaan sudah dibawa ke rumah sakit, pas di rumah sakit ternyata hanya ada dua orang.
Terus di tanya ke yang ngantar yang satu lagi dimana, dia jawab sudah aman lagi di urut," ungkap Rendi kepada Tribunjabar.id via telepon, Minggu (8/11/2020).
"Kita pun tenang. Pas di samperin sama orang tuanya yang satu lagi (RAF) ternyata belum ketemu, dia paling kecil.
Pas ketemu ada di selokan, pencariannya dua jam, sangkaan orang kayaknya dua orang, padahal tiga orang.
Karena orang-orang melihat yang ditemukan dua orang," katanya.